Xabi Alonso Bongkar Rahasia Real Madrid Gagal Juara Dunia!

Admin Utama

June 19, 2025

3
Min Read

Sains Indonesia, Jakarta – Debut Xabi Alonso di Real Madrid Berakhir Pilu! Los Blancos Ditahan Imbang Al Hilal di Piala Dunia Antarklub 2025! Apa yang sebenarnya terjadi?

Real Madrid gagal meraih kemenangan manis di laga pembuka Grup H Piala Dunia Antarklub 2025. Pertandingan yang digelar di Hard Rock Stadium pada Kamis dinihari WIB, 19 Juni 2025, itu berakhir dengan skor imbang 1-1 melawan klub Arab Saudi, Al Hilal.

Laga ini menjadi momen penting bagi Xabi Alonso. Kembali ke Santiago Bernabeu setelah lebih dari dua tahun menukangi Bayer Leverkusen, Alonso menggantikan Carlo Ancelotti yang gagal mempersembahkan gelar pada musim 2024-2025. Sebuah beban berat di pundaknya!

Namun, bukan hanya Alonso yang merasakan debut di laga ini. Simone Inzaghi juga menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih Al Hilal. Setelah empat tahun memimpin Inter Milan, termasuk kekalahan pahit 0-5 dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions, Inzaghi mencari tantangan baru di Arab Saudi.

Real Madrid tampak kesulitan menembus pertahanan Al Hilal di babak pertama. Sempat unggul melalui gol penyerang muda, Gonzalo Garcia, pada menit ke-34, keunggulan itu sirna setelah Ruben Neves mencetak gol penalti menjelang turun minum. Skor imbang 1-1 menutup babak pertama.

Drama terus berlanjut di babak kedua. Real Madrid mendapat kesempatan emas untuk memenangkan pertandingan melalui tendangan penalti di tambahan waktu. Sayang, eksekusi Federico Valverde berhasil dimentahkan oleh kiper Al Hilal, Yassine Bounou. Mimpi kemenangan pun terbang!

Usai pertandingan, Alonso mengakui bahwa perubahan yang diinginkannya di Real Madrid membutuhkan proses dan waktu. Ia meminta pengertian dan kesabaran dari semua pihak, termasuk para penggemar setia Los Blancos.

“Di babak pertama, kami kekurangan banyak hal, kami tidak memiliki keseimbangan. Kami membiarkan itu,” ujar Alonso, seperti dikutip dari ESPN. Namun, ia memberikan apresiasi terhadap reaksi positif yang ditunjukkan para pemainnya di babak kedua.

“Saya suka reaksinya. Kami mampu mengubah ritme, lebih memegang kendali, dan bermain lebih banyak di area lawan. Ini adalah proses. Kita harus mengambil sisi positifnya dan berusaha meningkatkannya,” lanjutnya.

Alonso baru memulai sesi latihan bersama tim barunya pada 9 Juni, sebelum terbang ke Amerika Serikat untuk mengikuti turnamen ini. “Saya tahu itu akan membutuhkan waktu,” katanya. “Ada hal-hal yang harus diubah. Kami harus memperbaikinya dan kami akan terus melakukannya.”

Sang kiper, Thibaut Courtois, juga mengungkapkan bahwa Alonso ingin menerapkan gaya bermain yang berbeda, baik dalam bertahan maupun menyerang. “Kami bersama Ancelotti selama empat tahun, kami memiliki beberapa otomatisme dan kami harus mengubahnya sesuai dengan apa yang diinginkan pelatih baru.”

Courtois menambahkan, perubahan ini tidak bisa terjadi secara instan. “Itu tidak akan terjadi dalam empat hari. Kami berusaha, menonton video, banyak berbicara, dan semuanya akan membaik. Kami akan belajar banyak dari pertandingan pertama ini.”

Sayangnya, Real Madrid harus tampil tanpa Kylian Mbappe di laga ini. Penyerang asal Prancis itu absen karena demam. Alonso belum bisa memastikan apakah Mbappe akan tersedia untuk pertandingan berikutnya melawan Pachuca pada Senin dinihari WIB, 23 Juni 2025. “Kami harus melihat bagaimana pemulihannya. Dua hari terakhir dia sakit karena virus.”

Real Madrid Ditahan Imbang Al Hilal: Pertanda Buruk atau Awal dari Era Baru?

Hasil imbang ini tentu menjadi pukulan bagi Real Madrid dan Xabi Alonso. Pertanyaannya, apakah ini pertanda buruk bagi Los Blancos di Piala Dunia Antarklub 2025, atau justru menjadi awal dari era baru di bawah kepemimpinan Alonso?

Jangan lupa berikan komentarmu di bawah ini dan bagikan artikel ini ke teman-temanmu! Mari kita diskusikan masa depan Real Madrid!

Leave a Comment

Related Post