Tragis! ODGJ Dobrak Kamar, Wanita Lompat dari Lantai 19 Kalibata City: Akhir yang Mengerikan?

Admin Utama

July 10, 2025

2
Min Read

Bayangkan kengerian ini: pulang ke apartemen Anda, tiba-tiba lampu padam, lalu saat kembali, Anda menemukan sosok tak dikenal di dalam kamar! Panik tak terkira, seorang wanita di Jakarta Selatan mengambil keputusan ekstrem yang mengguncang akal sehat: lompat dari lantai 19! Kisah nyata yang menggemparkan ini terjadi di Apartemen Kalibata City, dan penyebabnya sungguh di luar dugaan.

Seorang wanita berinisial A (23) mengalami mimpi buruk yang berujung tragis pada Rabu sore (9/7) sekitar pukul 17.30 WIB. Awalnya, ia baru saja masuk ke unitnya di lantai 19 Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan. Namun, suasana mendadak gelap karena listrik padam. A pun bergegas turun ke bawah untuk meminta bantuan pihak pengelola gedung. Nahas, dalam kepanikannya, A lupa mengunci pintu unitnya.

Setelah urusan dengan pengelola selesai, A kembali ke unitnya. Betapa terkejutnya ia saat mendapati ada orang lain di dalam kamarnya! Pintu yang tak terkunci tadi ternyata dimanfaatkan oleh seseorang yang belakangan diketahui mengidap gangguan jiwa (ODGJ). Situasi mendebarkan ini membuat A panik luar biasa. Unitnya terkunci dari dalam, dan ia merasa terjebak. Tanpa pikir panjang, ia berlari ke balkon.

Dalam keadaan takut dan terdesak, A akhirnya mengambil keputusan nekat: melompat dari ketinggian lantai 19. Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, membenarkan insiden ini. Menurut Mansur, sosok yang masuk ke kamar A itu memang memiliki riwayat gangguan kesehatan mental. Ironisnya, ODGJ tersebut adalah seorang wanita asal Afghanistan yang dikenal suka membukakan pintu unit-unit lain di apartemen itu. “Namanya juga gila. Mana yang bisa masuk, dia masuk,” jelas Mansur, menggambarkan kekacauan yang ditimbulkan oleh ODGJ tersebut di apartemen Kalibata City.

Beruntung, dalam insiden mengerikan ini, A selamat meski mengalami luka serius. Ia menderita patah tulang di bagian kakinya. Setelah dilarikan ke rumah sakit malam itu juga, kondisinya kini sudah sadar dan bisa diajak berkomunikasi. Sebuah keajaiban di tengah kepanikan yang luar biasa.

Kejadian di Apartemen Kalibata City ini benar-benar menyisakan pertanyaan besar tentang keamanan hunian vertikal dan juga bagaimana kita sebagai masyarakat melihat isu gangguan jiwa. Sebuah tragedi yang bisa saja dihindari dengan kewaspadaan lebih. Bagaimana menurutmu, apa yang seharusnya dilakukan pihak apartemen atau bahkan kita sebagai penghuni untuk mencegah kejadian tak terduga seperti ini? Bagikan opini dan kisahmu di kolom komentar, dan sebarkan artikel ini agar semakin banyak yang sadar akan pentingnya kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal kita!

Leave a Comment

Related Post