Tragis! Balita Aceh Jadi Korban KMP Tunu Pratama: Fakta Pilu yang Terungkap!

Admin Utama

July 3, 2025

2
Min Read

Duka mendalam menyelimuti perairan Selat Bali. Sebuah tragedi maritim yang mengguncang hati, tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya, telah merenggut nyawa lima korban. Yang paling memilukan, di antara mereka adalah seorang balita berusia 2 tahun yang seharusnya memiliki masa depan cerah. Kisah Anindita, nama balita malang itu, membuka tirai duka atas insiden mengerikan yang juga menyisakan puluhan korban hilang!


Salah satu dari lima jiwa yang tak tertolong dalam musibah tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali itu dipastikan adalah Anindita, seorang balita dari Aceh Besar. “Balita berusia 2 tahun bernama Anindita, yang berasal dari Aceh Besar,” terang Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Negara, dr. Ni Putu Eka Indrawati, pada Kamis (3/7).

Hingga Kamis (3/7) pukul 15.25 WITA, total korban tewas yang berhasil dievakuasi berjumlah 5 orang. Berikut adalah daftar nama-nama mereka yang kini telah tiada:

  1. Anang Suryono, laki-laki, lahir 11 April 1966, warga Jl. Serma ABD Rahman nomor 35;

  2. Eko Sastrio, laki-laki, lahir 2 September 1974, warga Lingkungan Sukowidi, Kel. Klatak, Kec. Kalipuro, Kab. Banyuwangi;

  3. Elok Rumantini, perempuan, lahir 29 Juli 1991, warga Lingkungan Sritanjung, Kel. Temenggungan, Kec./Kab. Banyuwangi;

  4. Cahyani, perempuan, lahir 30 Maret 1980, warga Dusun Krajan Kulon;

  5. Anindita, perempuan, usia 2 tahun, warga Aceh Besar


KMP Tunu Pratama Jaya, sebuah kapal yang rutin melayani rute vital antara Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, menghadapi takdir tragisnya pada Rabu (2/7) pukul 23.35 WIB atau Kamis (3/7) pukul 00.35 WITA. Kapal ini tenggelam di Selat Bali setelah diduga mengalami kebocoran di ruang mesin, yang kemudian berujung pada kondisi terbalik.

Kapal milik PT Pasca Dana Sundari ini mengangkut total 53 penumpang dan 12 kru saat kejadian nahas itu berlangsung. Data terkini menunjukkan bahwa dari total 65 orang di atas kapal, 31 orang berhasil selamat, 5 orang dipastikan tewas, namun yang paling mengkhawatirkan, 29 orang lainnya hingga kini masih hilang dan dalam pencarian.

Tragedi KMP Tunu Pratama Jaya ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban dan seluruh masyarakat. Proses pencarian bagi puluhan korban hilang terus dilakukan dengan harapan ada keajaiban. Mari kita doakan agar semua korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Apa pendapat Anda mengenai musibah laut ini? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar dan bantu sebarkan informasi ini agar lebih banyak yang mengetahui dan berempati.

Leave a Comment

Related Post