Tragis! Anak Perempuan Penuh Luka Ditemukan Terlantar di Pasar Kebayoran Lama, Siapa Dalangnya?

Admin Utama

June 12, 2025

3
Min Read

Shock! Sebuah kisah pilu yang menggegerkan Jakarta Selatan terkuak. Seorang bidadari kecil, baru berusia sekitar 7 tahun, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Pasar Kebayoran Lama pada Rabu (11/6). Tubuhnya kurus kering, wajahnya penuh luka lebam yang bikin miris, rambutnya acak-acakan, dan bajunya lusuh seolah tak terawat berhari-hari. Ia tampak begitu lemas, pucat, seolah nyawanya tinggal separuh. Tapi yang paling bikin hati teriris, di tubuh mungilnya ditemukan luka bakar mengerikan bahkan ada bekas bacokan! Siapa sangka, kekejaman ini diduga dilakukan oleh sosok yang seharusnya menjadi pelindungnya.

Penemuan bocah telantar ini langsung menarik perhatian. Petugas Satpol PP yang sigap langsung mengevakuasi sang bocah ke Puskesmas Cipulir 2, Jakarta Selatan, untuk mendapatkan penanganan medis pertama. Di sana, hasil pemeriksaan mengungkap fakta yang lebih mengejutkan: selain luka bakar dan bacokan, tulang bahunya juga menonjol keluar, dan ia mengalami dehidrasi parah. Kondisi yang sangat mengkhawatirkan bagi anak seusianya.

Dugaan awal yang muncul sungguh membuat kita terdiam. Luka-luka mengerikan di tubuh korban diyakini akibat perbuatan ayahnya sendiri. “Menurut pengakuan dari anak, ayahnya yang melakukan,” tegas Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Citra Ayu, kepada wartawan. Saat ini, polisi sedang gencar melakukan pengejaran terhadap pria tersebut. Kasus ini bukan main-main, ditangani langsung oleh tim gabungan super serius dari Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, hingga Polres Metro Jakarta Selatan. Mereka bersumpah akan mencari ayah biadab itu sampai dapat!

Misteri semakin dalam ketika korban mengaku naik kereta bersama ayahnya dari Stasiun Pasar Turi Surabaya pada Senin (9/6) menuju Jakarta. Setelah tiba, ia justru ditinggalkan di Pasar Kebayoran Lama, tidur beralaskan kardus hingga ditemukan. Tim kumparan bahkan menyambangi Pasar Turi Surabaya untuk menelusuri jejak ini. Petugas stasiun membenarkan adanya permintaan dari kepolisian untuk mengecek database penumpang. Namun, setelah pencarian selama 3 bulan terakhir, data penumpang atas nama bocah perempuan itu maupun ayahnya (yang disebut petugas bernama Yusuf Arjuno) tidak ditemukan sama sekali di seluruh database stasiun se-Indonesia. “Enggak, bapaknya pun enggak naik. Berarti enggak di stasiun. Semua database itu semua di seluruh stasiun itu,” ungkap petugas, menambah teka-teki keberadaan pelaku.

Tak tinggal diam, Mabes Polri langsung turun tangan. Dirtipid PPA-PPO Mabes Polri, Brigjen Nurul Azizah, secara langsung menyatakan keprihatinan mendalam atas temuan anak telantar ini. “Keselamatan dan pemulihan anak menjadi prioritas utama kami,” ujarnya tegas. Polri kini berkoordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan anak tersebut mendapatkan perlindungan, pemulihan, dan pendampingan yang maksimal. Proses pemulihan korban yang penuh luka ini menjadi fokus utama. Setelah sempat dirawat di RSUD Kebayoran Lama, bocah malang ini kini telah dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk perawatan yang lebih intensif. Kabar baiknya, Brigjen Pol Nurul Azizah memastikan kondisi sang anak sudah membaik. “Begitu antusias kita ngobrol, komunikasi baik seperti itu. Alhamdulillah, mohon doanya,” ucapnya penuh harap.

Kisah pilu anak perempuan di Kebayoran Lama ini adalah pengingat keras bagi kita semua tentang bahaya kekerasan pada anak. Sembari menanti keadilan ditegakkan dan pelaku kekejaman ini tertangkap, mari kita doakan agar bidadari kecil ini segera pulih seutuhnya dan mendapatkan masa depan yang layak. Bagaimana pendapat Anda tentang kasus ini? Apa yang harus kita lakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang? Mari bagikan pandangan Anda di kolom komentar dan sebarkan artikel ini agar semakin banyak yang peduli!

Leave a Comment

Related Post