Top 3 Dunia: Serangan Israel ke Suriah hingga Bencana Angin Monsun India

Admin Utama

July 18, 2025

3
Min Read

Sains Indonesia – , JakartaTop 3 dunia kemarin berisi tentang serangan Israel ke Damaskus, Suriah pada Rabu, 16 Juli 2025. Serangan dilakukan setelah gencatan senjata antara pasukan pemerintah dan kelompok bersenjata Druze berakhir. Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa berjanji melindungi komunitas Druze.

Berita lainnya top 3 dunia adalah hembusan angin Monsun di India dan Pakistan yang menewaskan ratusan orang. Berikut berita selengkapnya:

1. Reaksi Dunia atas Serangan Israel ke Damaskus Suriah

ISRAEL telah melancarkan beberapa serangan udara di jantung ibu kota Suriah, Damaskus, Rabu, 16 Juli 2025, ketika bentrokan berlanjut di kota barat daya Suwayda setelah gencatan senjata antara pasukan pemerintah dan kelompok-kelompok bersenjata Druze runtuh.

Meskipun ada tekanan AS untuk meredakan ketegangan, Israel tetap melancarkan serangan udara di Suriah, yang menargetkan markas militer di Damaskus dan wilayah di dekat istana presiden. Tindakan-tindakan ini telah menimbulkan kekhawatiran di dalam pemerintahan Trump tentang potensi destabilisasi pemerintahan baru Suriah dan terhambatnya kemajuan menuju perjanjian keamanan dan normalisasi antara Israel dan Suriah, Axios melaporkan.

Menteri Pertahanan Israel Katz, dikutip Al Jazeera, mengatakan bahwa pasukan Israel melakukan serangan di dekat pintu masuk Kementerian Pertahanan Suriah pada Rabu, beberapa jam setelah ia menuntut pasukan pemerintah Suriah untuk mundur dari Suwayda.

Serangan lain terjadi di dekat istana kepresidenan, di pinggiran kota.

Sedikitnya satu orang tewas dan 18 lainnya terluka dalam serangan tersebut, demikian laporan media pemerintah Suriah, mengutip Kementerian Kesehatan.

Baca di sini selengkapnya.

2. Presiden Suriah Janji Lindungi Warga Druze Usai Serangan Israel

Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa menyatakan perlindungan terhadap komunitas Druze sebagai prioritas utama negara. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis, 17 Juli 2025, menyusul eskalasi kekerasan di selatan Suriah dan serangan udara Israel yang menghantam ibu kota Suriah, Damaskus sehari sebelumnya.

Dilansir dari Al Jazeera, al-Sharaa mengatakan bahwa tanggung jawab keamanan di kota Sweida akan diserahkan kepada para pemuka agama dan kelompok lokal. Langkah ini diambil setelah pecahnya bentrokan selama beberapa hari antara kelompok bersenjata Druze, suku Badui, dan pasukan pemerintah, yang menurut Syrian Observatory for Human Rights telah menewaskan lebih dari 360 orang.

“Kami berkomitmen untuk mengadili siapa pun yang melanggar dan menyakiti rakyat Druze kami, karena mereka berada di bawah perlindungan dan tanggung jawab negara,” kata al-Sharaa. Ia menegaskan bahwa perlindungan atas hak dan kebebasan mereka adalah salah satu prioritas utama.

Pernyataan itu disampaikan setelah pemerintah Suriah dan pemimpin Druze, Sheikh Yousef Jarbou, mengumumkan gencatan senjata di kota itu, dan mengatakan bahwa tentara telah mulai mundur dari Suwayda.

Simak di sini selengkapnya.

3.

Hujan Monsun di India dan Pakistan Tewas Ratusan Orang dalam 3 Pekan

Hujan monsun lebat dan bencana yang terkait mengakibatkan ratusan orang tewas di India dan Pakistan dalam tiga pekan terakhir seperti dilansir Anadolu.

Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional Pakistan (NDMA) menyebut sedikitnya 124 orang tewas dan 264 orang lainnya luka-luka di seluruh Pakistan dalam tiga pekan terakhir pada Rabu.

Dalam laporan situasi terbarunya, NDMA mengatakan korban jiwa tercatat pada 26 Juni hingga 16 Juli, dengan tambahan delapan warga tewas dan 11 orang terluka yang dilaporkan dalam 24 jam terakhir.

Provinsi Punjab di Pakistan timur merupakan wilayah yang terdampak paling parah, dengan 49 orang tewas dan 158 warga terluka, diikuti oleh Provinsi Khyber Pakhtunkhwa di Pakistan barat laut dengan 38 korban jiwa dan 57 orang terluka.

Provinsi Sindh di Pakistan selatan melaporkan 20 orang tewas dan 40 warga terluka, sementara Provinsi Balochistan di Pakistan barat daya mencatat 16 korban jiwa dan empat orang terluka.

Satu orang tewas dan lima warga terluka dilaporkan terjadi di Kashmir yang dikuasai Pakistan, sementara tidak ada korban jiwa yang tercatat di Gilgit-Baltistan, Pakistan utara, dan Wilayah Ibu Kota Islamabad, kata NDMA.

Lihat di sini selengkapnya.

Leave a Comment

Related Post