Tiang Monorel Mangkrak Jakarta: Akhirnya Dibongkar?! Adhi Karya Temui Pramono Anung, Ada Apa?

Admin Utama

June 15, 2025

4
Min Read

Sains IndonesiaJakarta – Ingat tiang-tiang monorel Jakarta yang mangkrak? Setelah bertahun-tahun jadi pemandangan yang bikin miris, akhirnya ada titik terang! PT Adhi Karya (Persero) Tbk. akhirnya buka suara dan siap berdiskusi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta soal nasib “warisan” yang terbengkalai di sepanjang Jalan H.R. Rasuna Said dan Jalan Asia Afrika. Kira-kira, bakal dibongkar atau ada solusi lain?

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya memang sudah mengirim surat ke PT Adhi Karya, meminta mereka untuk segera merapikan tiang-tiang yang sudah lama tak terurus itu. Bayangkan, setiap hari kita lewat dan lihat tiang-tiang itu, rasanya seperti melihat mimpi yang gagal, ya?

Corporate Secretary PT Adhi Karya, Rozi Sparta, memastikan bahwa perusahaannya akan segera menanggapi surat dari Pak Gubernur. “Sehubungan dengan adanya pemberitaan terkait wacana perapihan kembali pilar eks proyek Jakarta Monorail di sepanjang Jalan H.R. Rasuna Said hingga Jalan Asia Afrika yang dimiliki oleh perseroan,” ujar Rozi dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 13 Juni 2025.

Rozi juga menegaskan bahwa PT Adhi Karya siap mendukung penuh langkah-langkah strategis Pemprov DKI Jakarta dalam menata dan menertibkan ruang kota. Terutama, yang menyangkut kepentingan kita semua, masyarakat Jakarta.

“Kami sangat mengapresiasi komunikasi yang akan dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jakarta. Kami juga terbuka untuk berkoordinasi lebih lanjut, guna menyelesaikan permasalahan ini secara konstruktif dan sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuh Rozi.

Sejarah Panjang Proyek Monorel Jakarta

Buat yang belum tahu, PT Adhi Karya ini adalah pemilik tiang-tiang yang merupakan sisa proyek monorel Jakarta yang sayangnya, tidak pernah selesai. Proyek ini sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2004, bahkan diresmikan langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada Juni 2004, saat Sutiyoso masih menjabat sebagai Gubernur DKI.

Menurut arsip Tempo, PT Jakarta Monorail sempat mencoba melanjutkan pembangunan jalur Casablanca–Karet sepanjang lima kilometer pada tahun 2005. Sempat ada 14 titik pemberhentian yang direncanakan, tapi lagi-lagi, proyek ini harus berhenti di tengah jalan.

Alasannya klasik: kekurangan dana. PT Jakarta Monorail mengaku kesulitan mendapatkan pendanaan karena pemerintah tidak ikut menanam modal. Sejak tahun 2007, proyek ini benar-benar mandek, dan Gubernur DKI saat itu, Fauzi Bowo, akhirnya menghentikannya.

Sempat Dicoba Dihidupkan Kembali

Di tahun 2013, Gubernur Joko Widodo sempat mencoba menghidupkan kembali proyek ini dengan nama Jakarta Eco Transport (JET), yang tetap dikelola oleh PT Jakarta Monorail. Bahkan, sempat ada acara peletakan batu pertama!

Tapi, lagi-lagi, proyek ini harus berhenti di tahun 2015. Gubernur pengganti Jokowi, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menghentikannya karena kontraktor dianggap tidak mampu memenuhi 15 syarat yang ditetapkan oleh Pemprov DKI. Menurut Ahok, tidak ada satu pun syarat yang berhasil direalisasikan. Akhirnya, tiang-tiang bekas proyek monorel pun tetap berdiri kokoh di sejumlah ruas jalan Jakarta, menjadi saksi bisu kegagalan.

Adhi Karya Bertanggung Jawab Penuh

Di tahun 2025 ini, Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa Adhi Karya adalah pihak yang berwenang untuk membongkar tiang-tiang monorel tersebut. Ia menyebutkan bahwa ada putusan pengadilan yang memperkuat hal ini.

“Pemerintah Jakarta juga sudah mendapatkan arahan dari Jamdatun, untuk kemudian yang berhak untuk membongkar adalah Adhi Karya. Kami akan menyurati Adhi Karya untuk itu,” kata Pramono dalam keterangan tertulis, Rabu, 11 Juni 2025.

Pemerintah, kata Pramono, sudah memahami detail persoalan hukum terkait tiang-tiang mangkrak itu. Pemprov Jakarta akan segera mengirim surat resmi kepada Adhi Karya untuk melakukan pembongkaran.

Kesimpulan: Akhir yang Tertunda?

Setelah bertahun-tahun menjadi masalah yang tak kunjung selesai, akhirnya ada harapan baru terkait nasib tiang-tiang monorel Jakarta yang mangkrak. Dengan kesediaan PT Adhi Karya untuk berdiskusi dan dukungan penuh dari Pemprov DKI Jakarta, semoga masalah ini bisa segera diselesaikan. Apakah tiang-tiang itu akan dibongkar dan Jakarta akan terbebas dari pemandangan yang kurang sedap dipandang, atau ada solusi lain yang lebih inovatif? Kita tunggu saja kelanjutannya!

Lani Diana berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Jadi, menurut kamu, solusi terbaik untuk tiang-tiang monorel ini apa? Bongkar saja, atau ada ide lain? Jangan ragu untuk berkomentar dan bagikan artikel ini ke teman-temanmu!

Leave a Comment

Related Post