Sains Indonesia – , Jakarta – Siapa sangka, sosok yang dulu ‘bertarung’ habis-habisan di medan pemilu kini siap mewakili Indonesia di kancah internasional! Ya, Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo, yang tak lain adalah mantan Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kini menjadi sorotan setelah diusulkan pemerintah sebagai calon Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia. Sebuah lompatan karier yang luar biasa, bukan?
Pagi itu, suasana Gedung Nusantara II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tampak lebih ‘panas’ dari biasanya. Iman Kusumo, panggilan akrab Raden, dijadwalkan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon duta besar untuk negara tetangga terdekat kita, Malaysia. Sesi pertama fit and proper test ini berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB, dan banyak mata tertuju padanya.
Tepat pukul 12.16 WIB, dengan setelan jas biru tua yang elegan dan dasi biru muda, Iman Kusumo tiba. Ia terlihat terburu-buru, mungkin karena dikejar waktu atau menghindari rentetan pertanyaan wartawan yang sudah menanti. Tanpa banyak bicara, sosok yang pernah menjadi bagian inti tim pemenangan Prabowo-Gibran ini langsung menuju ruang rapat Komisi Pertahanan DPR. Diamnya justru memicu lebih banyak rasa ingin tahu tentang penempatannya di posisi strategis tersebut.
Tak banyak yang tahu, nama Iman Kusumo adalah satu dari 12 kandidat diplomat ‘elite’ yang menjalani uji kelayakan pada hari itu. Namanya tercantum dalam daftar panjang 24 usulan calon dubes untuk negara sahabat dan pengurusan tetap RI untuk PBB, yang tertuang dalam Surat Presiden Nomor R3 tertanggal 1 Juli 2025. Ini menunjukkan betapa pentingnya peran yang akan diemban oleh para diplomat pilihan ini.
Latar belakang Iman Kusumo sebagai tim sukses Prabowo-Gibran tentu saja tidak luput dari perhatian. Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto Wahjuwidajat, bahkan secara blak-blakan menyatakan akan mengecek rekam jejak Iman. “Nanti saya cek. Saya kan tadi enggak datang (sesi pertama),” ujar Utut di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Ahad, 6 Juli 2025. Pernyataan ini sontak memantik pertanyaan: apakah ada sesuatu yang perlu digali lebih dalam dari seorang mantan wakil bendahara tim kampanye presiden?
Bersama Iman Kusumo, beberapa nama besar lainnya juga ikut dalam uji kelayakan sesi pertama ini. Mereka adalah:
- Dubes RI untuk Oman, Andi Rahardian
- Dubes RI untuk Ekuador (Quito), Imam As’ari
- Dubes RI untuk Bangladesh dan Nepal, Listyowati
- Dubes RI untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso
- Dubes RI untuk Malaysia, Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo
- Dubes RI untuk Korea Utara, Mayor Jenderal (Purnawirawan) Gina Yoginda
Penunjukan Iman Kusumo sebagai calon Duta Besar untuk Malaysia, mengingat jejak politiknya yang kuat di balik kemenangan Prabowo-Gibran, tentu saja menjadi babak baru yang menarik dalam kariernya. Proses uji kelayakan di DPR ini bukan sekadar formalitas, melainkan gerbang penentu apakah ia layak membawa nama baik Indonesia di mata internasional, khususnya di negara tetangga yang punya hubungan krusial dengan kita. Bagaimana menurut Anda, apakah latar belakang politik seorang calon duta besar akan memengaruhi kinerjanya di dunia diplomasi? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar dan jangan lupa sebarkan artikel ini agar lebih banyak yang tahu!









Leave a Comment