Son Heung-min Keluar dari Tottenham: Simak Perjalanan Kariernya

Admin Utama

August 4, 2025

3
Min Read

SON Heung-min hengkang dari Tottenham Hotspur setelah satu dekade bersama klub Liga Primer Inggris itu, seperti dikutip ESPN. “Salah satu keputusan tersulit yang pernah saya buat. Tapi saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk membuat keputusan ini. Jadi, saya berharap semua orang memahami keputusan saya dan menghormatinya,” katanya pada Sabtu, 2 Agustus 2025.

Perjalanan Karier Son Heung-min

Son Heung-min lahir di Chuncheon, Gangwon, Korea Selatan, pada 8 Juli 1992. Son Woong-jung, ayahnya, adalah mantan pemain K-League. Son dilatih oleh ayahnya. Setelah bertahun-tahun dibimbing ayahnya, Son yang berusia 16 tahun masuk ke akademi Hamburg SV U-17 di Jerman pada 2008.

Bersama Hamburger SV, Son debut di tim utama untuk bermain Bundesliga pada 30 Oktober 2010. Ia mencetak gol pertamanya pada pertandingan berikutnya setelah sepekan debut. Penampilannya membuat Bayer Leverkusen terpincut.

Son diboyong Bayer Leverkusen pada musim panas 2013. Dia bertahan hingga 28 Agustus 2015 dan tercatat tampil sebanyak 87 kali dengan 29 gol dan 11 asis untuk klub Bundesliga itu di semua kompetisi, menurut situs web Transfermarkt.

Ia meninggalkan Leverkusen untuk bergabung dengan Tottenham. Tahun pertamanya di London tidak berjalan mulus. Performa dia menurun akibat cedera. Pada tahun keduanya, ia mencatat 21 gol di semua kompetisi.

Pada musim 2021-2022 bersama Spurs, Son mencetak 23 gol tanpa satu pun penalti yang membuatnya meraih Premier League Golden Boot. Pada 2023 ia ditunjuk sebagai kapten utama setelah Hugo Lloris hengkang dari Spurs.

Selama hampir sepuluh tahun di Tottenham, Son mengoleksi 173 gol dan 101 asis dalam 454 penampilan. Dengan jumlah pertandingan hingga saat ini, Son berada di urutan kelima di belakang Steve Perryman (777 pertandingan), Garry Mabbutt (579), Pat Jennings (571), Cyril Knowles (494).

Son juga salah satu pemain timnas Korea Selatan. Ia tercatat sudah tampil dalam 133 pertandingan sejak 2010 dengan mencetak 16 gol dan 11 asis.

Ia sudah delapan kali meraih penghargaan Footballer Of The Year yaitu pada 2013, 2014, 2017, 2019, 2020, 2021, 2022, dan 2024. Sekali ia menjadi nomine FIFA Puskas Award pada 2020. Son dua kali menjadi Player Of The Year di Tottenham Hotspur musim 2018-2019 dan 2019-2020.

Son meraih dua kali Top Goal Scorer pertama di FA Cup dengan enam gol pada 2016-2017, dan Premier League dengan 23 gol pada 2021-2022. Selain baru saja meraih juara Liga Europa, ia pernah meraih Asian Games Gold Medal pada 2018 saat membela timnas U-23 Korea Selatan.

Gelar untuk Tottenham

Setelah hampir sepuluh tahun, Son akhirnya bisa merasakan menjadi juara Liga Europa bersama tim yang bermarkas di London ini. Spurs berhasil meraih gelar juara kompetisi Eropa itu pada Kamis dinihari WIB, 22 Mei 2025. Mereka menjadi pemenang setelah mengalahkan Manchester United 1-0 dalam laga final Stadion Mames, Bilbao, Spanyol.

Dalam laga itu, Son baru dimainkan pada pertengahan babak kedua. Dia berdiri dari bangku cadangan untuk menggantikan Richarlison, tepatnya pada menit ke-67. Saat itu, timnya sudah unggul 1-0 berkat gol Brennan Johnson, yang kemudian menjadi gol kemenangan Tottenham.

Son mengatakan ingin sekali melakukan sesuatu yang istimewa saat bersama Tottenham dan meraih juara Liga Europa merupakan cita-cita yang terwujud. “Kami menjalani beberapa pertandingan yang sulit, tapi saya selalu yakin bisa menang turnamen ini,” katanya. Belum ada kabar ke mana ia setelah dari Tottenham. Laporan ESPN menyebutkan Los Angeles FC berminat merekrut Son.

Arkhelaus Wisnu Triyogo dan Bagus Pribadi berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan Editor: Rekap Bursa Transfer Terkini dari Arsenal dan Tottenham Hotspur

Leave a Comment

Related Post