Sains Indonesia – Jakarta – Riza Chalid Ngumpet di Mana?! Singapura Buka Suara Soal Korupsi Pertamina!
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Singapura akhirnya angkat bicara soal keberadaan Muhammad Riza Chalid, tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina. Kejagung sebelumnya yakin betul Riza Chalid lagi asyik ngopi di Negeri Singa itu. Tapi, apa kata Singapura?
“Catatan imigrasi kami menunjukkan bahwa Muhammad Riza Chalid tidak berada di Singapura dan sudah cukup lama tidak masuk ke Singapura,” tegas Kemlu Singapura dalam pernyataan yang diterima Tempo, Rabu, 16 Juli 2025. Wah, jadi selama ini Riza Chalid kaburnya ke mana, dong?
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Abdul Qohar sebelumnya sudah mengumumkan bahwa Riza Chalid ada di Singapura saat konferensi pers penetapan sembilan tersangka kasus korupsi Pertamina, 10 Juli 2025. Riza Chalid jadi satu-satunya tersangka yang masih buron karena keberadaannya misterius.
Singapura juga menambahkan, kalau Indonesia secara resmi meminta bantuan, mereka siap membantu sesuai hukum yang berlaku. “Jika diminta secara resmi, Singapura akan memberikan bantuan yang diperlukan kepada Indonesia, sesuai dengan hukum kami dan kewajiban internasional,” lanjut pernyataan tersebut.
Kasus Korupsi Pertamina Makin Panas!
Kejagung sendiri sudah menetapkan total 18 tersangka dalam kasus korupsi Pertamina ini. Sembilan tersangka sudah diumumkan sejak Februari 2025, dan berkas mereka sebentar lagi akan dilimpahkan ke pengadilan. Riza Chalid dijerat Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Juncto Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Ancaman hukumannya nggak main-main, guys!
Peran Riza Chalid dalam Pusaran Korupsi
Riza Chalid ternyata bukan orang sembarangan. Dia adalah beneficial owner PT Orbit Terminal Merak, bareng putranya, Muhammad Kerry Andrianto Riza. Sang anak juga ikut jadi tersangka dan sudah mendekam di tahanan sejak Februari 2025. Kompak banget ya?
Dalam kasus ini, Riza Chalid diduga kuat berperan dalam menyepakati kerja sama penyewaan terminal BBM tangki Merak dengan petinggi Pertamina dan anak buahnya. Padahal, saat itu Pertamina sebenarnya belum butuh-butuh amat tambahan penyimpanan stok BBM. Ada indikasi “main mata” di sini.
Nggak cuma itu, Riza Chalid juga diduga menghilangkan skema kepemilikan aset terminal BBM Merak dalam kontrak kerja sama dengan Pertamina. Awalnya, setelah 10 tahun, perusahaan kilang itu seharusnya jadi aset Pertamina. Tapi, sampai sekarang, perusahaan tersebut masih dikuasai oleh Riza Chalid dan anaknya. Buset!
Kesimpulan: Riza Chalid Kabur ke Mana?
Jadi, keberadaan Riza Chalid masih jadi misteri. Singapura sudah membantah, lalu dia kabur ke mana? Kasus korupsi Pertamina ini makin bikin penasaran dan menunjukkan betapa rumitnya penegakan hukum di Indonesia. Kita tunggu saja kelanjutan beritanya!
Sekarang giliran kamu! Menurut kamu, ke mana Riza Chalid kabur? Dan hukuman apa yang pantas untuk para koruptor ini? Share pendapatmu di kolom komentar! Jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu supaya makin banyak yang peduli dengan isu korupsi di Indonesia!









Leave a Comment