
Geger! Lebih dari seratus siswa SMP di Kupang mendadak dilarikan ke rumah sakit massal usai menyantap hidangan ‘makan bergizi gratis’ dari sekolah mereka. Apa yang sebenarnya terjadi di balik janji gizi cuma-cuma ini? Insiden mengejutkan ini menyisakan pertanyaan besar tentang kualitas program yang seharusnya menjamin kesehatan anak-anak kita.
Total 111 siswa dari SMP Negeri 8 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, harus mendapat penanganan medis darurat setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 21 Juli 2025. Ratusan perut mungil itu tiba-tiba terserang sakit parah, menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah dan orang tua.
Kepala SMP Negeri 8 Kota Kupang, Maria Th. Roslin S. Lana, membenarkan kejadian ini. Ia mengungkapkan bahwa sebagian besar murid mengalami sakit perut hebat setelah makan siang. Meski demikian, Roslin belum bisa memastikan apakah kejadian ini merupakan kasus keracunan makanan. “Totalnya ada 111 siswa yang tersebar di kelas VII hingga IX. Mereka kini dirawat di 3 rumah sakit itu,” jelas Roslin pada Selasa, 22 Juli 2025.
Para siswa yang sakit kini menjalani perawatan intensif di tiga fasilitas kesehatan berbeda: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SK Lerik, Rumah Sakit Siloam, dan Rumah Sakit Mamami. Program MBG yang mendadak jadi sorotan ini sendiri baru dimulai sejak 21 Februari 2025 di SMP Negeri 8 Kota Kupang. Roslin menambahkan, “Dimulai sejak 21 Februari lalu. Untuk kemarin itu mereka sudah makan, tapi hari ini belum makan.” Artinya, menu makanan yang sama tidak dikonsumsi pada hari berikutnya.
Insiden ini tentu memicu keprihatinan mendalam tentang keamanan pangan dalam program bantuan pemerintah yang bertujuan mulia. Kualitas dan pengawasan terhadap makanan yang disajikan untuk anak-anak sekolah harus menjadi prioritas utama. Semoga ratusan siswa yang kini dirawat bisa segera pulih dan kejadian serupa tidak terulang kembali. Menurut Anda, siapa yang harus bertanggung jawab atas insiden memilukan ini? Bagikan pendapat Anda dan sebarkan berita penting ini agar lebih banyak pihak yang peduli!









Leave a Comment