Prediksi Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sebagian Jabodetabek Nanti Sore

Admin Utama

August 4, 2025

2
Min Read

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) bakal diguyur hujan, yang disertai petir, pada siang hingga sore nanti, Selasa, 5 Agustus 2025. Hujan yang juga disertai angin kencang ini berpotensi turun di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta Jakarta Timur. Ada juga potensi yang sama di Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, hingga Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan prediksi cuaca 24 jam terbaru BMKG, cuaca cerah berawan bakal mengawali hari di sebagian besar wilayah Jabodetabek, tepatnya pada pukul 01.00 WIB hingga 07.00 WIB. Hanya wilayah Kepulauan Seribu yang berpotensi dibasahi hujan ringan, namun ikut berangsur berawan menuju tengah hari.

Dengan tingkat kelembapan udara yang diperkirakan berkisar 60-95 persen sepanjang hari ini, ada kemungkinan hujan berintensitas ringan akan turun di sejumlah wilayah. Hujan ringan diprediksi turun sejak sore menuju pukul 19.00 WIB hampir di seluruh Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu. Hujan pada sore juga kemungkinan turun di Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, serta Kota dan Kabupaten Bekasi.

Suhu udara di wilayah Jabodetabek hari ini berkisar antara 24-32 derajat Celsius. Hanya suhu di wilayah Bogor yang lebih rendah dibanding area dalam Jabodetabek lainnya, yakni sekitar 20-30 derajat Celsius.

Potensi Hujan Awal Agustus

Peneliti dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin mengatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia masih akan kering hingga dasarian ketiga Juli 2025. Hujan mulai lebih sering turun pada awal Agustus.

Peralihan pola cuaca harian ini dipengaruhi bibit pusaran badai atau vorteks yang mulai terbentuk pada 26 Juli 2025 di Samudra Hindia. Pusatnya ada di dekat pesisir barat Sumatera bagian tengah.

Fenomena ini diperkirakan terus berkembang hingga awal Agustus 2025. Lokasi pusat vorteks diprediksi tetap berada di sekitar wilayah tengah Sumatera.

Pilihan Editor: Alasan Masyarakat Adat Menolak Proyek Geotermal Poco Leok

Leave a Comment

Related Post