Prabowo “Sentil” Jakarta Soal Tanggul Laut: Ada Apa? Warga Pantura Wajib Tahu!

Admin Utama

June 13, 2025

3
Min Read

Sains Indonesia – , Jakarta – Jakarta terancam tenggelam! Ya, ancaman banjir rob yang makin parah membuat Presiden Prabowo Subianto blak-blakan meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk ikut patungan dalam proyek ambisius: pembangunan giant sea wall alias tanggul laut raksasa di Pantai Utara Jawa. Jangan kaget, biaya yang dibutuhkan untuk bagian Teluk Jakarta saja diprediksi mencapai US$ 8 hingga 10 miliar. Ini baru sebagian kecil dari total US$ 80 miliar yang dibutuhkan untuk seluruh kawasan pesisir utara Banten sampai Jawa Timur!

Prabowo tak main-main. Ia mengaku sudah bertemu langsung dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung dan mendapatkan lampu hijau. “Karena APBD-nya DKI sangat besar. Jadi saya bilang DKI harus urunan. Pemerintah pusat urunan, jadi kalau US$ 8 miliar, katakanlah 8 tahun, berarti US$ 1 miliar satu tahun,” ujarnya lantang dalam International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta International Convention Center, Kamis, 12 Juni 2025. Terbayang kan, betapa seriusnya ancaman banjir rob ini sampai-sampai kepala daerah pun ‘dipaksa’ ikut berkontribusi besar?

Pemerintah pusat sendiri menjadikan Jakarta dan Semarang sebagai prioritas utama. Dua kota metropolitan ini memang paling parah terancam banjir rob yang makin tak terkendali. Tak hanya itu, proyek tanggul laut ini juga akan diperluas hingga ke pesisir Semarang, menunjukkan skala masalah yang sungguh masif. Untuk mendanai mega proyek ini, Prabowo tak segan mengajak ‘raksasa’ asing dari Cina, Jepang, Korea Selatan, Eropa, hingga Timur Tengah untuk ikut serta. Sinyal jelas bahwa dana domestik saja tidak akan cukup menopang proyek penyelamatan ini.

Demi kelancaran dan percepatan realisasi proyek vital ini, Prabowo bahkan berencana membentuk lembaga khusus. “Saya sudah perintahkan suatu tim untuk roadshow, keliling, dan dalam waktu dekat saya akan bentuk otorita. Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa,” katanya penuh ambisi. Ini adalah langkah besar untuk memastikan proyek yang sempat tertunda 30 tahun berdasarkan perencanaan Bappenas ini benar-benar bisa terwujud.

Visi Prabowo memang luar biasa. Tanggul laut raksasa ini nantinya akan membentang sepanjang 500 kilometer, dari pesisir Banten hingga Gresik, Jawa Timur. Khusus untuk bagian Teluk Jakarta saja, pembangunan diperkirakan memakan waktu antara 8 hingga 10 tahun. Sementara itu, untuk seluruh proyek tanggul di Pantai Utara Jawa, dibutuhkan waktu 15 hingga 20 tahun ke depan, dengan estimasi biaya mencapai US$ 80 miliar. Angka yang fantastis, bukan? Ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, tapi upaya penyelamatan masa depan Indonesia dari ancaman nyata.

Proyek Giant Sea Wall ini bukan hanya soal tanggul, tapi juga tentang masa depan kota-kota pesisir kita dari ancaman banjir rob yang terus menghantui. Dengan biaya yang gila-gilaan dan durasi pengerjaan yang sangat panjang, akankah proyek ini benar-benar menjadi penyelamat atau justru menimbulkan polemik baru? Mari kita diskusikan! Apa pendapatmu tentang permintaan patungan kepada DKI Jakarta dan skala proyek ini? Jangan ragu untuk berbagi pandanganmu dan sebarkan informasi penting ini kepada teman-temanmu!

Riri Rahayu berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Leave a Comment

Related Post