Siapa sangka, di balik riuhnya suara demonstrasi bertajuk ‘Indonesia Gelap’ dan seruan ‘Kabur Aja Dulu’ yang menggema, ada tudingan mengejutkan dari Presiden Prabowo Subianto! Ia blak-blakan menyebut para koruptor sebagai dalang di balik semua kegaduhan ini. Benarkah mereka sengaja ingin Indonesia terus terpuruk dalam kekacauan?
Dalam sambutannya yang berapi-api di Kongres PSI di Solo, Jawa Tengah, Ahad, 20 Juli 2025, Prabowo tak segan menunjuk hidung. “Mereka ingin Indonesia selalu gaduh, Indonesia selalu miskin,” tegasnya. “Ya koruptor-koruptor itu yang biayai demo-demo itu, Indonesia gelap!” Sebuah pernyataan telak yang pasti bikin kuping panas!
Tak berhenti di situ, Ketua Umum Partai Gerindra ini juga menyoroti upaya sistematis untuk menyebarkan pesimisme di kalangan masyarakat, terutama lewat media sosial. Bayangkan, ada “orang pintar” yang justru berperan menyebarkan aura negatif ini, dengan narasi “Indonesia gelap, kabur aja deh”. Bahkan, Prabowo membocorkan, ada pihak yang rela membayar para pakar hanya untuk “menggoreng” situasi agar terlihat suram. Ini bukan sekadar opini, ini propaganda!
Lucunya, Prabowo justru menantang balik mereka yang menyarankan “kabur aja dulu” ke luar negeri. “Loh emang gampang lo di situ di luar negeri. Di mana lo di situ dikejar-kejar di situ,” katanya, menyiratkan bahwa lari dari masalah bukanlah solusi. Sebuah sentilan keras bagi para pesimis yang mungkin belum merasakan kerasnya hidup di negeri orang.
Lantas, bagaimana pandangan Presiden Prabowo tentang masa depan Indonesia? Jauh dari kata suram! Menurutnya, Indonesia justru punya masa depan yang sangat cerah. Keyakinan ini bukan tanpa dasar, melainkan berakar pada potensi kekayaan alam kita yang melimpah ruah. “Tinggal kita bisa mengelola atau tidak,” pungkasnya, menekankan pentingnya manajemen yang baik.
Perlu diingat, ini bukan kali pertama Prabowo menyinggung isu “Indonesia Gelap”. April 2025 lalu, ia juga pernah menyatakan bahwa tidak semua pihak sepakat dengan narasi tersebut. Ia bahkan memberi contoh nyata: para petani yang justru gembira dengan kebijakannya yang diklaim berhasil mendongkrak produksi pangan. Meski mengakui ada tantangan, Prabowo yakin situasinya masih terkendali. “Saya sih tidak akan melarang orang untuk selalu memandang kegelapan. Kalau ada orang yang mau liat gelap-gelap ya monggo,” ujarnya santai.
Lalu, apa sebenarnya tagar ‘Indonesia Gelap’ ini? Bagi yang belum tahu, ini adalah tagar yang sempat trending topic di media sosial X pada Senin, 17 Februari 2025. Slogan ini menjadi wadah bagi warganet untuk menyuarakan berbagai permasalahan yang mereka lihat dalam pemerintahan era Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebuah bentuk ekspresi kritik yang kini dituding punya “sponsor”.
Tuduhan Presiden Prabowo Subianto bahwa para koruptor mendanai demo ‘Indonesia Gelap’ tentu memicu perdebatan sengit. Di satu sisi, ada optimisme besar tentang masa depan bangsa, di sisi lain, kritik dan pesimisme juga terus digaungkan. Pertanyaannya, mana yang lebih mendominasi: harapan atau kegaduhan? Bagikan pandanganmu di kolom komentar dan mari diskusikan, apakah benar ‘Indonesia Gelap’ adalah agenda para koruptor, ataukah itu murni suara hati rakyat?









Leave a Comment