Prabowo Dipeluk Erat Macron di Bastille Day! Rahasia di Balik Pelukan Hangat Itu?

Admin Utama

July 14, 2025

3
Min Read

Bayangkan, Presiden Prabowo Subianto tiba-tiba mencuri perhatian di jantung Paris, Prancis! Bukan sekadar hadir, tapi sosoknya menjadi saksi momen bersejarah yang bahkan melibatkan prajurit TNI kita bikin heboh dunia. Apa yang sebenarnya terjadi di perayaan paling prestisius, Bastille Day?

Senin (14/7) lalu, dunia menyorot Paris, tempat perayaan Bastille Day. Di antara kerumunan tamu kehormatan, sosok Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tampak gagah mengenakan setelan jas abu-abu gelap. Tak sendirian, ia ditemani putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo alias Didit Prabowo, dan sang adik kandung, Hashim Djojohadikusumo, menyaksikan langsung defile militer yang memukau dari tribun di Place de la Concorde.

Buat yang belum tahu, Bastille Day atau La Fête Nationale ini adalah Hari Nasional Prancis yang dirayakan tiap 14 Juli. Momen ini bukan sembarang perayaan, lho! Ini adalah peringatan pengambilalihan penjara Bastille pada 1789, yang menjadi simbol awal dari Revolusi Prancis. Revolusi inilah yang menumbangkan monarki absolut dan melahirkan nilai-nilai agung: kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan.

Pukul 10.00 waktu setempat, jantung ibu kota Prancis bergetar. Defile militer dimulai dari ikon kemenangan Prancis, Arc de Triomphe, lalu melintas anggun di jalan utama Avenue des Champs-Élysées. Ribuan warga dan tamu kehormatan dari berbagai negara tumpah ruah memadati sisi jalan, menyaksikan iring-iringan pasukan militer dan kendaraan tempur yang begitu megah.

Dan inilah bagian yang bikin bangga! Di perayaan Bastille Day tahun ini, sebanyak 504 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut meramaikan parade tersebut. Terlihat juga kendaraan tempur tentara Prancis berbaris sepanjang jalan, menambah kemegahan acara.

Setibanya di Place de la Concorde, Presiden Macron melakukan inspeksi pasukan. Setelah hangat menyapa sang istri, ia langsung menghampiri Prabowo. Momen ini jadi sorotan: Macron menjabat tangan Prabowo, lalu memeluknya erat. Sebuah isyarat keakraban yang patut dicatat!

Tapi, ada satu momen yang benar-benar ‘pecah’ dan tak terlupakan! Ini dia cerita di balik judul: Prajurit TNI Ajak Tentara Prancis Joget Pacu Jalur. Siapa sangka, tarian tradisional asal Riau, Joget Pacu Jalur, jadi sarana tak terduga untuk mempererat hubungan diplomatik?

Para prajurit TNI kita, yang tergabung dalam Kontingen Indonesia Patriot II – total 504 personel dari tiga matra (darat, laut, udara) serta para taruna Akmil, AAU, AAL, dan Akpol – tidak hanya berlatih gabungan dengan tentara dari berbagai negara. Di sela-sela kesibukan latihan, mereka punya cara sendiri untuk bersosialisasi: mengajak tentara negara lain berjoget bersama! Dan pilihan jatuh pada Joget Pacu Jalur. Bayangkan, beberapa prajurit asing langsung berdiri dan ikut menari, sementara yang lain sigap merekam momen kebersamaan yang super seru ini dengan ponsel mereka. Ini bukan cuma tarian, ini adalah diplomasi budaya yang keren abis!

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Bastille Day, didampingi keluarga, sekaligus partisipasi luar biasa prajurit TNI kita yang membawa Joget Pacu Jalur ke kancah internasional, menunjukkan betapa dinamisnya peran Indonesia di panggung dunia. Ini membuktikan bahwa diplomasi tak selalu kaku, kadang bisa semeriah tarian tradisional yang menghangatkan suasana dan menjembatani perbedaan. Momen ini bukan hanya tentang parade militer, tapi juga tentang bagaimana Indonesia, melalui budayanya, mampu menciptakan ikatan persahabatan yang kuat. Sebuah kebanggaan yang patut kita rayakan bersama!

Bagaimana menurutmu tentang aksi prajurit TNI di Paris? Bagikan pendapatmu di kolom komentar dan jangan lupa sebarkan artikel ini agar lebih banyak lagi yang tahu betapa kerennya Indonesia di mata dunia!

Leave a Comment

Related Post