Perang Iran-Israel: Subsidi BBM Indonesia Terancam Jebol? Inilah Buktinya!

Admin Utama

June 23, 2025

2
Min Read

Sains Indonesia – Jakarta – Perang Israel-Iran: Ancaman Bencana Ekonomi Indonesia? Harga minyak dunia meroket hingga US$78,50 per barel, dan potensi tembus US$100 mengancam APBN kita! Subsidi BBM yang sudah membengkak, siap-siap makin gila-gilaan?

Bayangkan, harga Pertalite dan Solar tetap murah sementara harga minyak global naik drastis. Siapa yang menanggung selisihnya? Ya, kita semua lewat APBN! Pemerintah sudah menganggarkan Rp 203,4 triliun untuk subsidi energi di RAPBN 2025, naik dari Rp 177,6 triliun tahun lalu. Tapi, angka itu bisa melesat jauh lebih tinggi.

Menurut Fahmy Radhi, pengamat ekonomi energi UGM, kenaikan US$1 per barel bisa menambah beban subsidi hingga Rp 2 triliun per tahun! Jika harga minyak mencapai US$100 per barel, siap-siap subsidi membengkak hingga puluhan triliun! Ini belum termasuk lonjakan biaya impor BBM yang mengancam devisa dan nilai tukar rupiah. Mengerikan, bukan?

Arcandra Tahar, mantan Menteri ESDM, juga ikut angkat bicara. Ia memperingatkan potensi gangguan pasokan minyak dunia akibat konflik ini, mengingat Iran sebagai salah satu produsen minyak dan gas terbesar. Penutupan Selat Hormuz saja, jalur vital ekspor minyak dan LNG, bisa membuat harga minyak tembus US$90 per barel!

Pemerintah lewat Kementerian Keuangan mengaku sudah menyiapkan langkah mitigasi. Koordinasi fiskal dan moneter, penguatan cadangan devisa, stimulus fiskal terarah, dan diversifikasi energi jadi andalan. Tapi, apakah cukup?

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan, mengakui dampak konflik ini sangat signifikan. Harga minyak yang masih fluktuatif dan realisasi lifting migas yang belum sesuai target menambah kekhawatiran. Semua ini bergantung pada durasi dan skala konflik Israel-Iran. Konflik yang berkepanjangan akan semakin memperparah inflasi, subsidi energi, dan defisit fiskal.

Kesimpulannya? Konflik Israel-Iran bukan hanya ancaman geopolitik, tapi juga bencana ekonomi yang mengintai Indonesia. Kita perlu waspada dan mendesak pemerintah untuk menyiapkan strategi yang lebih komprehensif.

Bagaimana menurut Anda? Apa solusi terbaik untuk menghadapi krisis ini? Jangan lupa share dan komentar pendapat Anda!

Leave a Comment

Related Post