
Sains Indonesia – PERANG DUNIA III DI UJUNG TANDUK? Serangan Israel ke Iran memantik reaksi keras Ayatollah Khamenei! Ultimatum Trump untuk menyerah tanpa syarat? Ini bakal memicu konflik global yang tak terbayangkan!
Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, menolak mentah-mentah ultimatum Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menyerah tanpa syarat. Pernyataan tegas ini disampaikan melalui presenter televisi pada Rabu, 18 Juni 2025, menjadi reaksi atas serangan brutal Israel yang telah membombardir Iran sejak Jumat lalu. Khamenei menegaskan, perdamaian maupun perang, tak bisa dipaksakan pada Republik Islam Iran.
“Orang-orang cerdas yang mengenal Iran, bangsa Iran, dan sejarahnya tidak akan pernah berbicara kepada bangsa ini dengan bahasa ancaman,” tegas Khamenei, seperti dikutip Arab News dan CNA. “Bangsa Iran tidak akan menyerah!” Ia bahkan memperingatkan AS, “Setiap intervensi militer AS akan berujung pada kerusakan yang tak terbaiki.”
Ultimatum Trump disebut Khamenei sebagai sesuatu yang “tidak dapat diterima”. Ia juga menuding AS terlibat dalam serangan Israel, “Serangan jahat rezim Zionis terjadi saat pejabat Iran terlibat negosiasi tidak langsung dengan AS. Tidak ada indikasi dari pihak Iran yang mengisyaratkan tindakan militer,” ujarnya di X (dulu Twitter). Kecurigaan ini, katanya, semakin menguat dari hari ke hari.
Duta Besar Iran untuk PBB di Jenewa, Ali Bahreini, bahkan lebih lantang. Ia menegaskan Iran akan membalas AS atas setiap keterlibatan langsung dalam konflik ini. Bahreini menganggap AS sebagai “kaki tangan” Israel dalam serangan tersebut. “Kami tidak akan ragu membela rakyat, keamanan, dan tanah air kami – kami akan menanggapi dengan serius dan tegas, tanpa kompromi!”
Eksodus Massal dari Teheran!
Serangan Israel memicu kepanikan massal. Ribuan warga Teheran mengungsi pada Rabu setelah serangan udara besar-besaran yang menghantam ibu kota Iran. Militer Israel mengklaim telah mengerahkan 50 jet tempur untuk menyerang sekitar 20 target, termasuk fasilitas produksi rudal. Warga sipil di wilayah barat daya Teheran diperintahkan untuk mengungsi. Kemacetan parah terjadi di jalan-jalan utara Teheran.
Alireza, seorang pengusaha berusia 37 tahun, menceritakan kepanikannya, “Kami meninggalkan Teheran pagi ini. Anak-anak saya ketakutan, dan kami akan menginap di rumah saudara laki-laki saya di dekat Karaj.” Kisah serupa dialami Arezou (31), yang berlindung di kota resor Lavasan. “Rumah teman saya di Teheran diserang dan saudara laki-lakinya terluka. Mereka warga sipil!” ratapnya. “Mengapa kami harus membayar harga atas keputusan rezim untuk melanjutkan program nuklir?”
Iran Ancam Blokade Selat Hormuz!
Iran pun tak tinggal diam. Mereka mengancam akan memblokade Selat Hormuz, jalur pelayaran minyak terpenting dunia, sebagai bentuk balasan. Mantan Menteri Ekonomi Iran, Ehsan Khandouzi, bahkan menyarankan penerapan izin wajib bagi kapal tanker yang melintasi selat tersebut. Langkah ini, menurutnya, akan sangat “menentukan” jika diterapkan segera.
Korban Jiwa Mencapai Ratusan!
Serangan Israel ini merupakan yang terbesar sejak perang Iran-Irak pada 1980-an. Sejumlah pejabat senior Iran tewas. Pemerintah berupaya mencegah kepanikan dan kekurangan, dengan membatasi jumlah bahan bakar yang dapat dibeli. Media Iran melaporkan sedikitnya 585 kematian, sebagian besar warga sipil. Sementara itu, otoritas Israel mengklaim Iran telah menembakkan sekitar 400 rudal, 40 di antaranya menembus pertahanan udara, menewaskan 24 warga sipil Israel.
Konflik Memanas! Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Serangan balasan Iran ini menandai babak baru dalam konflik Israel-Iran. Ledakan terdengar di Tel Aviv. Laporan menyebutkan bentrokan antara pasukan keamanan dan kelompok bersenjata tak dikenal di Kota Rey, selatan Teheran. Israel juga dilaporkan menyerang universitas yang terkait dengan Garda Revolusi Iran dan fasilitas rudal balistik Khojir.
Situasi ini sangat genting dan penuh ketidakpastian. Dunia menyaksikan dengan nafas tertahan. Apakah ini akan memicu perang besar? Bagaimana peran AS dalam konflik ini? Berikan pendapat Anda! Jangan lupa bagikan artikel ini agar semakin banyak orang yang tahu!









Leave a Comment