GEGER! Kongres PDIP ke-6 Digelar Tertutup di Bali: Ada Apa Gerangan?
Badung – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya menggelar Kongres ke-6 di Bali Nusa Dua Convention Center, Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Jumat, 1 Agustus 2025. Tapi tunggu dulu, kongres penting ini ternyata digelar secara tertutup! Ada apa di balik pintu yang rapat ini?
Pantauan di lokasi menunjukkan betapa meriahnya acara ini. Ornamen PDIP menghiasi seluruh kawasan Bali Nusa Dua Convention Center. Logo banteng moncong putih kebanggaan PDIP terpampang di mana-mana. Penjor dengan lambang PDIP pun berjejer rapi menyambut para peserta.
Namun, suasana ketat terasa begitu kuat. Area kongres dijaga super ketat oleh pecalang dan satuan tugas PDIP. Hanya mereka yang punya tanda pengenal khusus yang boleh masuk. Bahkan, kartu pengenal awak media yang meliput pun diperiksa dengan teliti. Sepertinya, ada hal sangat penting yang tidak ingin diumbar ke publik.
Menurut sumber terpercaya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah berada di dalam lokasi kongres. Kira-kira, apa yang akan beliau sampaikan dalam kongres yang penuh misteri ini?
Sebelumnya, pada Rabu, 30 Juli 2025, PDIP juga menggelar bimbingan teknis untuk anggota legislatif Fraksi PDIP di The Meru & Bali Beach Convention Center, Sanur, Denpasar, Bali. Awalnya, acara ini direncanakan sampai Jumat, 1 Agustus 2025. Tapi, secara mengejutkan, bimtek ini langsung ditutup malam itu juga oleh Puan Maharani, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP Bidang Politik. Wah, ada apa ini?
Deddy Yevri Hanteru Sitorus, Ketua Dewan Pimpinan Pusat PDIP, hanya meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi terkait jadwal kongres. “Kapan pun ditetapkan, itulah waktunya. Mari sama-sama kita menunggu,” ujarnya saat ditemui di Kuta Selatan, Badung, Bali, pada Kamis, 31 Juli 2025. Jawaban yang semakin membuat penasaran!
Pelaksanaan kongres ke-6 PDIP ini memang penuh drama. Sudah berkali-kali diundur. Kongres terakhir diadakan pada 2019 di Bali. Seharusnya, sesuai siklus organisasi, kongres digelar setiap lima tahun sekali, yang berarti PDIP seharusnya sudah menggelar kongres pada 2024.
Namun, karena ada Pemilu 2024 dan Pilkada serentak 2024, kongres ini terpaksa ditunda. Sempat beredar kabar bahwa kongres akan diadakan pada April 2025, tapi ternyata tidak juga terealisasi.
Isu lain yang santer terdengar adalah PDIP akan menggelar kongres ke-6 setelah putusan kasus korupsi yang menjerat Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto divonis 3 tahun 6 bulan penjara dalam kasus suap di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Tapi, kejutan terjadi! Semalam, Kamis, 31 Juli 2025, DPR menyetujui pemberian amnesti kepada Hasto Kristiyanto. Usulan ini berdasarkan Surat Presiden Nomor R42/Pres/07.2025 tertanggal 30 Juli 2025. “Pemberian persetujuan tentang amnesti terhadap 1.116 orang yang telah terpidana diberikan amnesti termasuk Hasto Kristiyanto,” kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Novali Panji berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Politikus PDIP Bilang Megawati Arahkan Kader Dukung Pemerintah
Jadi, apa sebenarnya yang terjadi di balik kongres PDIP yang tertutup ini? Apakah ini pertanda perubahan besar dalam tubuh partai banteng? Bagaimana nasib PDIP ke depan? Berikan pendapatmu di kolom komentar! Jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu supaya kita bisa berdiskusi lebih lanjut!









Leave a Comment