Nadiem Rampung Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Laptop, Keluar Setelah 9 Jam

Admin Utama

July 15, 2025

3
Min Read

Nadiem Makarim Digarap 9 Jam! Menguak Misteri di Balik Proyek Laptop Rp 9,9 Triliun Kemendikbud yang Tersandung Korupsi. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, baru saja menjalani pemeriksaan maraton di Kejaksaan Agung. Selama kurang lebih 9 jam, Nadiem ‘ditempa’ pertanyaan seputar dugaan korupsi pengadaan laptop yang bernilai fantastis, Rp 9,9 triliun! Apa saja yang terkuak dari pemeriksaan saksi kunci ini?

Pukul 18.07 WIB, sosok Nadiem Makarim akhirnya terlihat keluar dari Gedung Bundar Jampidsus Kejagung. Wajahnya tampak tenang, meski baru saja menjalani sesi pemeriksaan yang melelahkan selama kurang lebih sembilan jam, terhitung sejak hadir pukul 09.00 WIB pagi. “Terima kasih banyak kepada kejaksaan yang telah memberikan kesempatan untuk memberikan keterangan terhadap kasus ini,” ujar Nadiem singkat, tanpa mau meladeni lebih jauh pertanyaan wartawan, “Terima kasih sekali lagi untuk teman-teman media, izinkan saya kembali ke keluarga saya.”

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, sebelumnya menegaskan pentingnya kehadiran Nadiem. “Kehadiran yang bersangkutan saya kira sangat penting bagi penyidik hari ini untuk melakukan selain pendalaman terhadap berbagai informasi, juga barangkali konfirmasi,” jelas Harli. Fokus pemeriksaan meliputi bagaimana fungsi pengawasan dalam pengadaan Chromebook, mulai dari sisi perencanaannya, pelaksanaannya, hingga kondisi laptop saat ini. Ini jelas bukan sekadar obrolan ringan!

Nadiem tak sendiri, ia tampak ditemani oleh tim kuasa hukumnya, termasuk pengacara kawakan Hotman Paris. Namun, seperti pemeriksaan sebelumnya, baik Nadiem maupun timnya memilih bungkam, hanya mengatupkan kedua tangannya sambil tersenyum ke arah awak media. Pemeriksaan ini sendiri seharusnya digelar seminggu sebelumnya, pada Selasa (8/7), namun tim penasihat hukum Nadiem mengajukan permohonan penundaan.

Ini adalah kali kedua Nadiem berhadapan dengan penyidik terkait kasus tersebut. Pada pemeriksaan pertama tanggal 23 Juni lalu, ia digempur 31 pertanyaan selama hampir 12 jam! Salah satu poin penting yang dipertanyakan adalah rapat yang digelar pada 6 Mei 2020. Rapat ini dianggap janggal, karena tak lama setelahnya muncul keputusan pengadaan laptop Chromebook. Padahal, hanya sebulan sebelumnya, kajian teknis yang digelar pada April 2020 menyebutkan bahwa Chromebook tidak efektif untuk sekolah di Indonesia karena ketergantungan kuat pada jaringan internet. Sebuah keputusan yang patut dipertanyakan, bukan?

Kasus ini sendiri berpusat pada dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek. Proyek senilai Rp 9,9 triliun ini terindikasi bermasalah dan diduga kuat telah menyebabkan kerugian negara yang fantastis. Hingga kini, belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan, dan nilai pasti kerugian negaranya masih dalam proses perhitungan oleh pihak Kejagung.

Pemeriksaan Nadiem Makarim yang intens ini jelas menjadi babak penting dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop di Kemendikbudristek. Dengan nilai proyek yang fantastis dan dugaan kerugian negara yang besar, publik tentu menanti kejelasan dan keadilan. Akankah kasus ini segera menemukan titik terang dan siapa saja yang akan bertanggung jawab? Bagikan pandangan Anda di kolom komentar dan mari bersama-sama kawal kasus ini hingga tuntas!

Leave a Comment

Related Post