MotoGP Belanda 2025 – Bela Marc Marquez dengan Totalitas, Bos Ducati Pasang Badan saat Ungkapan Mantan Pembalap seperti Meremehkan

Admin Utama

June 28, 2025

3
Min Read

Geger! Marc Marquez Alami Kecelakaan Horor di MotoGP Belanda 2025, Tapi Reaksi Manajer Ducati Ini Bikin Melongo!

Hari pertama MotoGP Belanda 2025 yang digelar di Sirkuit Assen pada Jumat (27/6/2025) kemarin memang jadi mimpi buruk bagi seorang Marc Marquez. Bagaimana tidak? Rider berjuluk Baby Alien itu harus merasakan ngerinya dua kali crash hebat, di sesi latihan bebas 1 (FP1) dan practice!

Akibat insiden mengerikan itu, Marquez harus menderita memar di panggul dan bahkan mendapatkan jahitan di dagunya. Duh, kebayang kan sakitnya?

Tapi tunggu dulu, meski ‘babak belur’, mentalitas Marquez justru tak goyah! Bayangkan, di tengah rasa sakit, ia berhasil mencatatkan waktu impresif di kualifikasi. Dengan kondisi yang serba sulit, Marc Marquez sukses mengamankan posisi start keempat dengan lap terbaik 1 menit 30,871 detik. Cuma terpaut 0,220 detik dari pole sitter Fabio Quartararo!

Start dari barisan kedua jelas bukan hal buruk bagi peraih delapan gelar juara dunia ini. Apalagi, Fabio Quartararo dari Monster Energy Yamaha juga sedang on fire dengan meraih pole keempatnya di musim MotoGP 2025 ini. Kecelakaan itu memang tampak menyulitkan Marquez untuk tampil lebih cepat lagi, setidaknya hingga kualifikasi berakhir.

Kontroversi pun menyeruak! Mantan pembalap MotoGP yang kini jadi komentator, Sylvain Guintoli, sempat meramalkan kalau Marquez akan kesulitan di hari kedua. Menurutnya, efek rasa sakit dari kecelakaan baru akan muncul dan berpotensi menghambat Baby Alien bersaing di barisan depan.

Guintoli pun menjelaskan betapa dahsyatnya efek crash kecepatan tinggi itu. “Kecelakaan seperti itu? Anda merasakannya (dampaknya),” kata Guintoli, seperti dilansir BolaSport.com dari laman Crash.net. “Jika Anda tidak mengalami cedera tertentu, Anda masih merasa tubuh Anda telah mengalaminya. Crash dengan kecepatan tinggi, Anda merasakannya pada hari itu juga, Anda juga akan merasakan dampaknya pada hari berikutnya. Tubuh menjadi kaku, ketika Anda bangun keesokan harinya, Anda benar-benar bisa merasakannya,” tambahnya, seolah ingin menyadarkan kita betapa hebatnya perjuangan Marquez.

Namun, tak disangka, Manajer Ducati, Davide Tardozzi, justru melontarkan pernyataan yang jauh lebih optimis, bahkan terkesan provokatif! Ia percaya penuh pada kapasitas Marquez untuk menahan rasa sakit, karena dia adalah seorang juara!

“Para juara tidak merasakan sakit,” kata Tardozzi menjelaskan. Ia menambahkan, “Dia sedikit cedera di lengan kirinya, tapi seorang juara tidak merasakan sakit! Dia baik-baik saja.” Wah, sesumbar atau memang fakta ya? Tardozzi kemudian menjelaskan bahwa masalah utama sebenarnya adalah kondisi lintasan yang terlalu dingin, yang membuat ban butuh waktu untuk memanas. “Itulah mengapa kami mengalami begitu banyak kecelakaan,” pungkasnya.

Insiden mengerikan yang menimpa Marc Marquez di MotoGP Belanda 2025 memang memicu perdebatan. Di satu sisi ada yang pesimis akan performanya, namun di sisi lain ada yang yakin betul bahwa seorang juara takkan menyerah begitu saja pada rasa sakit.

Jadi, siapa yang menurutmu paling benar: Guintoli yang pesimis atau Tardozzi yang yakin Marquez kebal rasa sakit? Bagikan pendapatmu di kolom komentar dan sebarkan artikel ini jika kamu terinspirasi dengan semangat juang Baby Alien!

Leave a Comment

Related Post