
Tragedi Pendakian Gunung Rinjani: Jenazah Pendaki Brasil Dipulangkan!
Berita duka kembali datang dari Gunung Rinjani, Lombok. Juliana De Souza Pereira Marins, pendaki asal Brasil, ditemukan meninggal dunia setelah jatuh di jalur pendakian yang menantang. Peristiwa tragis ini menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya. Namun, proses pemulangan jenazahnya akhirnya rampung. Simak kisah pilu sekaligus proses kepulangan jenazah Juliana berikut ini!
Jenazah Juliana diberangkatkan dari Indonesia pada Selasa dini hari, 1 Juli 2024, pukul 00.35 WITA dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Perjalanan panjang menuju Rio de Janeiro, Brasil, ditempuh melalui rute Dubai dengan menggunakan maskapai Emirates, penerbangan EK 0399. Diperkirakan, jenazah akan tiba di Rio de Janeiro pada Rabu, 2 Juli 2024, pukul 15.00 waktu setempat. Kabid Humas Polda Bali, Kombes Ariasandy, memastikan seluruh proses pemulangan jenazah telah mendapat persetujuan dari pihak maskapai.

Sebelum diterbangkan, jenazah Juliana diberangkatkan dari Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM), Denpasar, pukul 12.00 WITA pada Senin, 30 Juni 2024. Proses pengangkutan jenazah ke bandara dikawal ketat oleh pihak kepolisian Polda Bali menggunakan ambulans milik mereka. Menariknya, tidak ada pihak keluarga yang terlihat mengantar jenazah Juliana ke bandara. Informasi yang beredar menyebutkan, keluarga telah lebih dulu kembali ke Brasil.

Kepala Bidang Penunjang Medik RSBM, Elin Nainggolan, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah menyerahkan jenazah Juliana kepada perwakilan konsulat Brasil dan perusahaan jasa kepulangan jenazah pada pukul 12.00 WITA. Proses penyerahan dilakukan tanpa kehadiran keluarga.
Kisah Pilu di Lereng Rinjani
Tragedi ini bermula pada Sabtu, 21 Juni 2024, saat Juliana jatuh saat mendaki Gunung Rinjani. Posisi Juliana awalnya terdeteksi melalui drone thermal, dan sempat diduga masih hidup. Namun, setelah Tim SAR mencapai lokasi jatuhnya Juliana yang berada di kedalaman 600 meter pada Selasa, 24 Juni 2024, ia dinyatakan telah meninggal dunia.
Kesimpulan: Sebuah Kehilangan yang Mendalam
Kepergian Juliana meninggalkan duka mendalam bagi semua pihak. Semoga kisah ini menjadi pembelajaran bagi para pendaki untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mempersiapkan diri dengan matang sebelum mendaki gunung. Bagikan cerita ini agar lebih banyak orang waspada dan mendoakan Juliana. Apa pendapat Anda tentang tragedi ini? Berikan komentar Anda di bawah!









Leave a Comment