
Sains Indonesia – , Jakarta – Pagi yang seharusnya cerah di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, mendadak berubah mencekam. Warga digegerkan dengan penemuan mayat bocah laki-laki berusia 5 tahun, berinisial V, pada Sabtu pagi sekitar pukul 6.00 WIB. Jasad mungil itu ditemukan di sebuah taman, tepat di bawah tiang lampu listrik, dengan kondisi yang membuat siapapun merinding. Apa yang sebenarnya terjadi?
Kisah tragis ini terungkap saat seorang warga yang sedang menyapu dikejutkan oleh pemandangan tak terduga. Penemuan ini langsung dilaporkan, dan tak lama kemudian, orang tua V tiba di lokasi. Pemandangan yang menyayat hati menyambut mereka: tubuh sang anak sudah dalam kondisi gosong seperti korban tersetrum listrik. Dugaan kuat mengarah pada kecelakaan fatal yang melibatkan arus listrik.
Menurut Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Komisaris Suparmin, polisi Radio Dalam kini tengah mendalami insiden memilukan ini. V diketahui terakhir kali bermain dengan temannya pada Jumat malam pukul 19.00 WIB. “Mainnya tadi malam, malam, kan, gelap, tuh, di bawah pohon enggak kelihatan,” jelas Suparmin, menggambarkan kondisi lokasi kejadian yang minim penerangan.
Rekan main V, yang kini jadi saksi kunci, memberikan kesaksian mengejutkan. Diduga, V terjatuh dan sempat tidak merespons panggilan temannya. Karena takut, teman V memutuskan pulang dan tidak melapor. “Teman mainnya juga ngomong begitu, begitu peluk pohon dan pegang tiang, tak lama kemudian korban kejang-kejang kakinya, terus jatuh. Temannya memanggil, tapi korban tidak menyahut,” ungkap Suparmin, menceritakan detik-detik mengerikan yang dialami V.
Untuk mengungkap penyebab pasti kematian anak 5 tahun ini, jenazah V telah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati guna pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini menjadi prioritas penyelidikan pihak kepolisian untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti insiden bocah tersetrum Jakarta Selatan ini.
Tak butuh waktu lama, kisah pilu penemuan mayat bocah di taman Radio Dalam ini pun segera viral di media sosial. Foto-foto jenazah yang tertutup kain merah dan dibatasi garis polisi memenuhi linemasa, memicu keprihatinan dan pertanyaan dari ribuan netizen. Insiden ini sekali lagi mengingatkan kita semua akan pentingnya pengawasan dan keamanan lingkungan bermain anak.
Kejadian tragis ini tentu menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Mari bersama-sama pastikan lingkungan sekitar kita aman untuk anak-anak bermain. Apa pendapat Anda tentang kejadian ini? Bagikan komentar Anda dan jangan lupa sebarkan artikel ini agar lebih banyak orang tahu dan peduli!









Leave a Comment