Kongres VI PDIP di Bali: Tangis Megawati, Posisi Sekjen, & Kehadiran Hasto

Admin Utama

August 2, 2025

5
Min Read

Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDIP) akhirnya menggelar Kongres ke-6 di Bali. Kongres ini digelar di arena Kongres VI PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8), selang beberapa hari setelah mereka menggelar Bimbingan Teknis di pulau dewata itu.

Kongres ini digelar sehari setelah Sekjen mereka, Hasto Kristiyanto mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Hasto sendiri dihukum penjara 3,5 tahun setelah divonis bersalah atas menyuap komisioner KPU dalam pusara kasus Harun Masiku.

Kehadirannya ke atas panggung membuat sang Ketua Umum (Ketum) Megawati Soekarnoputri menangis. Pada kongres ini pula, Hasto tak lagi menjabat. Posisinya digantikan Megawati yang merangkap ketum.

Seperti apa serba-serbi kongres partai pemenang pemilu 2024 ini? Simak rangkuman kumparan berikut.

Senyum Megawati Dipeluk-Cium Puan dan Prananda Jelang Kongres PDIP

Kongres kali ini mengukuhkan kembali Megawati sebagai ketum. Kedua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo juga terus mendampingi.

Terbaru, Puan yang juga Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR, mengunggah momen kebersamaan mereka bertiga.

Foto diunggah di akun instagram Puan, @puanmaharani. Ada dua foto yang diunggah. Salah satunya, Puan dan Prananda mencium Megawati yang berdiri di tengah. Senyum Megawati tampak merekah melihat kedua anaknya kompak.

“Bismillah,” tulis Puan singkat.

Megawati Lantik Struktur DPP PDIP Periode 2025-2030, Rangkap Jabatan Ketum-Sekjen

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri secara resmi mengumumkan sekaligus melantik jajaran Dewan Pimpinan Pusat partai periode 2025–2030 di arena Kongres VI PDIP.

Terdapat 37 nama pengurus pusat diumumkan oleh Megawati, termasuk posisi Sekretaris Jenderal yang diputuskan akan tetap dijabat oleh dirinya sendiri. Hasto sebelumnya sudah menjabat sebagai sekjen selama 2 periode.

Namun di kepengurusan kali ini, nama Hasto tidak masuk struktur. Hasto baru bebas dari tahanan KPK usai mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan seluruh pengurus yang hadir secara fisik di lokasi.

“Atas nama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, saya melantik DPP PDI Perjuangan untuk membantu kerja-kerja partai. Apakah saudara bersedia untuk dilantik?” tanya Megawati.

Berikut struktur lengkap DPP PDI Perjuangan 2025–2030:

Ketua Umum : Megawati Soekarnoputri

Struktur Pengurus DPP PDI Perjuangan 2025–2030

  1. Ketua Bidang Kehormatan Partai – Komarudin Watubun

  2. Ketua Bidang Sumber Daya – Said Abdullah

  3. Ketua Bidang Luar Negeri – Ahmad Basarah

  4. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif – Bambang Wuryanto

  5. Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi – Djarot Saiful Hidayat

  6. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif – Deddy Yevri Hanteru Sitorus

  7. Ketua Bidang Politik – Puan Maharani

  8. Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah – Ganjar Pranowo

  9. Ketua Bidang Reformasi Hukum dan HAM – Yasonna H. Laoly

  10. Ketua Bidang Perekonomian – Basuki Tjahaja Purnama

  11. Ketua Bidang Kebudayaan – Rano Karno

  12. Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan – Puti Guntur Soekarno

  13. Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan – Abdullah Azwar Anas

  14. Ketua Bidang Penanggulangan Bencana – Tri Rismaharini

  15. Ketua Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja – Darmadi Durianto

  16. Ketua Bidang Kesehatan – Ribka Tjiptaning

  17. Ketua Bidang Jaminan Sosial – Charles Honoris

  18. Ketua Bidang Perempuan dan Anak – I Gusti Ayu Bintang Darmawati

  19. Ketua Bidang Koperasi dan UMKM – Andreas Eddy Susetyo

  20. Ketua Bidang Pariwisata – Wiryanti Sukamdani

  21. Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga – MY Esti Wijayanti

  22. Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME – Zuhairi Misrawi

  23. Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital – Muhammad Prananda Prabowo

  24. Ketua Bidang Pertanian dan Pangan – Sadarestuwati

  25. Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan – Rokhmin Dahuri

  26. Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup – Eriko Sotarduga

  27. Ketua Bidang Hukum dan Advokasi – Ronny Talapessy

  28. Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi – Andreas Hugo Pareira

  29. Sekretaris Jenderal – Megawati Soekarnoputri

  30. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal – Dolfie O.F.P.

  31. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemerintahan – Utut Adianto

  32. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan – Sri Rahayu

  33. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi – Adian Yunus Yusak Napitupulu

  34. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan – Yoseph Aryo Adhi Dharmo

  35. Bendahara Umum – Olly Dondokambey

  36. Wakil Bendahara Bidang Internal – Rudianto Tjen

  37. Wakil Bendahara Bidang Eksternal – Yuke Yurike

Mengapa Megawati rangkap jabatan?

Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning mengatakan keputusan terhadap posisi Sekjen merupakan hak prerogatif Megawati. Dia mengatakan Megawati memiliki pertimbangan tersendiri mengapa posisi sekjen masih kosong dan sementara diisi oleh dirinya sendiri.

“Iya (Megawati isi posisi Sekjen). Semua, kan, hak prerogatif Ibu. Kalau Ibu belum umumkan, ya, belum, masih Ibu,” kata Ribka.

Dramatis! Tangis Megawati Pecah Saat Hasto Datang di Kongres: Langsung Peluk

Usai melantik para pejabat struktural partai, Megawati meneruskannya dengan pidato. Tiba-tiba suasana kongres itu bergemuruh.

Sebab, Hasto datang melangkah menuju panggung. Ia mendatangi Megawati di panggung.

Lalu, ia berhenti tepat di hadapan sang ketum. Memberi hormat, mencium tangan, dan memeluk Megawati. Megawati membalas pelukan itu.

Ini adalah momen pertama Hasto bertemu Megawati setelah Hasto ditangkap KPK dan disidang. Hasto baru saja mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

Megawati lalu menangis. Sementara di depan Megawati, kader riuh meneriakkan yel-yel partai.

Megawati memungkasi momen itu dengan memekikkan teriakan khas nya: ‘Merdeka! Merdeka! Merdeka!’

Politikus PDIP Bicara Perlu Rehabilitasi Nama Hasto soal Kans Jadi Sekjen

Menurut Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning, nama Hasto perlu direhabilitasi dulu sebelum ia punya kans lagi untuk menjabat sekjen partai.

“Banyak pertimbangan (soal Sekjen). Ibu ini kan orangnya pengin merehabilitasi juga kan. Dia tahu semua publik bahwa Hasto itu tidak terstigma karena korupsi itu penting ya,” kata Ribka di arena Kongres PDIP di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Sabtu (2/8).

Dia mengatakan kasus Hasto menjadi pembelajaran politik penting bagi masyarakat. Sebab, menurut Ribka, Hasto adalah tahanan politik dengan cara kriminalisasi hukum yang tak boleh terulang.

“Ini kan pembelajaran politik juga. Jangan dong Pak Hasto, nanti kan di luar beda nanti digorengnya Pak Hasto gak jadi Sekjen karena persoalan tahanan korupsi itu harus clear dulu,” tutur Ribka.

Leave a Comment

Related Post