Konflik Iran-Israel: Apakah Ini Akhir Era BBM Subsidi Murah? Fakta yang Bikin Ngeri!

Admin Utama

June 19, 2025

2
Min Read

Dompet Anda bisa menjerit! Konflik Iran vs Israel yang sudah menginjak hari ketujuh ini bukan cuma drama geopolitik di Timur Tengah, tapi juga ancaman nyata buat harga kebutuhan pokok kita, terutama harga minyak dunia yang berpotensi bikin harga BBM di dalam negeri ikutan melonjak!

Kabar kurang mengenakkan ini datang dari Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin. Menurutnya, jangan kaget kalau sebentar lagi ada pengumuman kenaikan harga bensin. “Kalau kenaikan itu terus melejit, pasti pemerintah juga akan menaikkan [harga]. Karena kapasitas fiskal pemerintah sangat terbatas,” tegas Wijayanto dalam podcast Diptalk yang tayang di Youtube kumparan.

Memang, kalau kenaikannya cuma ‘tipis-tipis’ dan diprediksi bakal turun lagi, pemerintah masih bisa bernapas lega. Wijayanto bilang, harga BBM subsidi bisa saja ditahan dengan menguras APBN. “Paling-paling tidak dinaikkan harganya tapi volumenya diturunkan. Itu sangat mungkin terjadi,” ungkapnya.

Tapi, ada skenario yang jauh lebih pahit yang harus pemerintah siapkan. Bayangkan jika tiba-tiba harga minyak dunia melesat gila-gilaan karena eskalasi konflik Iran vs Israel yang tak berkesudahan. Ini dia yang bikin para ahli gelisah!

Faktanya, sejak Israel menyerang Iran, harga minyak mentah dunia sudah melonjak hingga 11% hanya dalam seminggu! Berdasarkan data Reuters, harga minyak mentah Brent LCOc1 bahkan sudah hampir menyentuh USD 77,4 per barel (setara Rp 1,2 juta), mendekati rekor tertinggi sejak Januari. “Tetapi kalau harga melejit akibat perang ini mengalami eskalasi luar biasa, mau tidak mau kenaikan harga BBM subsidi itu akan terjadi,” tegas Wijayanto lagi.

Wijayanto menambahkan, dampak ekonomi dari eskalasi konflik ini jadi momok menakutkan bagi banyak negara. Apalagi kalau ada ‘drama’ tambahan di kancah global yang bikin perekonomian makin melambat. Untungnya, para ‘pemain besar’ seperti Amerika Serikat sepertinya masih menahan diri. Bahkan, Marco Rubio secara terbuka sudah bilang kalau ini “di luar dugaan.” Meski begitu, tingkah laku Donald Trump dengan cuitan anehnya tetap jadi sorotan. “Kayaknya jarinya harus ditahan,” pungkas Wijayanto.

Jadi, meskipun ketegangan di Timur Tengah terasa jauh, dampaknya bisa langsung terasa di kantong kita. Pemerintah sedang diuji untuk mencari jalan terbaik agar gejolak harga minyak dunia tidak bikin kita semua megap-megap. Menurut kalian, langkah apa yang paling tepat untuk menghadapi kemungkinan kenaikan harga BBM ini? Bagikan pendapatmu di kolom komentar dan sebarkan artikel ini biar makin banyak yang #SiagaBBM!

Leave a Comment

Related Post