Kejagung Bongkar Dugaan Penyimpangan Chromebook Kemendikbud! 2 Saksi Dicecar Pertanyaan Penting!

Admin Utama

June 21, 2025

2
Min Read

Sains Indonesia, Jakarta – Laptop Chromebook Rp 9,9 Triliun Era Nadiem Makarim Diusut! Ada Apa Ini?

Kejaksaan Agung lagi panas nih! Mereka lagi nyelidikin dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek periode 2019-2022. Dua saksi penting udah diperiksa, yaitu DS (Ketua Pokja Peralatan Elektronik Perkantoran tahun 2020 dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) dan IR (Project Manager Surveyor Indonesia). Kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, pemeriksaan ini buat memperkuat bukti dan melengkapi berkas.

Dugaan Kongkalikong dan Pengabaian Rekomendasi

Yang bikin geleng-geleng kepala, jaksa curiga ada kongkalikong jahat yang ngarahin tim teknis buat bikin kajian yang ngeunggulin Chromebook. Padahal, uji coba tahun 2018-2019 udah nunjukkin Chromebook gak cocok karena masalah internet di Indonesia yang belum rata.

Hasil uji coba itu jelas-jelas nyaranin pengadaan laptop dengan OS Windows. Tapi, rekomendasi itu malah diabaikan! Kemendikbudristek malah bikin kajian baru yang puja-puji Chromebook. Gak heran, proyek ini nelen anggaran fantastis, Rp 9,9 triliun, dengan Rp 6,3 triliun dari dana alokasi khusus (DAK).

Nadiem Makarim Bakal Diperiksa?

Proyek Chromebook ini emang bagian dari program digitalisasi pendidikan waktu Nadiem Makarim masih jadi menteri. Walaupun rumah tiga stafsus mantan Mendikbudristek udah digeledah, sampai sekarang belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan.

Tapi, jangan kaget! Nadiem Makarim sendiri dijadwalkan bakal diperiksa hari Senin, 23 Juni 2025! Dia diperiksa sebagai saksi. Rencananya, pemeriksaan dimulai jam 9 pagi di Gedung Bundar, Kantor Kejaksaan Agung RI. Surat panggilan udah dikirim sejak Selasa, 17 Juni 2025.

Apa Peran Nadiem Sebenarnya?

Harli Siregar bilang, pemeriksaan ini berkaitan erat dengan peran Nadiem sebagai menteri saat proyek ini jalan. “Tentu sangat berkaitan dengan bagaimana fungsi-fungsi pengawasan yang dilakukan oleh yang bersangkutan terhadap jalannya pelaksanaan dari pengadaan Chromebook ini,” ujarnya.

Penyidik pengen gali lebih dalam soal proses pengadaan laptop Chromebook dari Nadiem, sebagai pimpinan tertinggi di Kemendikbudristek saat itu. Mereka berharap Nadiem kooperatif dan memenuhi panggilan pemeriksaan.

Intinya Gimana?

Kasus ini masih terus bergulir dan menyimpan banyak pertanyaan. Kenapa rekomendasi awal diabaikan? Siapa yang bertanggung jawab atas dugaan kongkalikong ini? Dan, yang paling penting, apa peran Nadiem Makarim dalam proyek Chromebook yang kontroversial ini?

Penasaran kelanjutannya? Pantengin terus ya! Jangan lupa share artikel ini ke teman-temanmu dan tulis pendapatmu di kolom komentar! Kita tunggu perkembangan selanjutnya dari kasus yang bikin heboh ini!

Leave a Comment

Related Post