
Sains Indonesia – – Kabar mengenai “Pangeran Tidur” Arab Saudi Al-Waleed bin Khaled yang meninggal setelah koma selama 20 tahun menjadi berita yang mendapat banyak sorotan selama sepekan terakhir.
Berita lain yang menjadi sorotan adalah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memberikan tarif impor 19 persen kepada barang di Indonesia.
Berikut kami rangkumkan berita internasional selama sepekan terakhir dari Kompas.com edisi Senin (14/7/2025) hingga Minggu (20/7/2025).
1. Usai 20 Tahun Koma, Pangeran Arab Saudi Meninggal Dunia
Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal Al Saud, anggota keluarga kerajaan Arab Saudi yang mengalami koma selama lebih dari 20 tahun, meninggal dunia pada usia 36 tahun, Sabtu (19/7/2025).
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh sang ayah, Pangeran Khaled bin Talal Al Saud, dalam unggahan di media sosial X.
“Dengan hati yang percaya pada takdir Allah dan penuh kesedihan, kami berduka atas wafatnya putra tercinta kami: Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, semoga Allah merahmatinya, yang wafat hari ini,” tulisnya dalam bahasa Arab.
Simak berita ini selengkapnya melalui tautan ini.
Baca juga: Usai 20 Tahun Koma, Pangeran Arab Saudi Meninggal Dunia
2. Trump Umumkan Indonesia Akan Kena Tarif 19 Persen, Ada Komitmen Pembelian Energi hingga Boeing
Trump mengumumkan bahwa Indonesia akan dikenakan tarif 19 persen atas barang-barang yang masuk ke AS, berdasarkan kesepakatan dagang terbaru antara kedua negara.
Angka ini lebih rendah dari ancaman tarif Trump sebelumnya yang mencapai 32 persen.
Lewat unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, Trump menyebut kesepakatan ini menghasilkan komitmen pembelian besar dari Indonesia, termasuk energi dan produk pertanian asal AS.
Baca selengkapnya di sini.
Baca juga: Trump Umumkan Indonesia Akan Kena Tarif 19 Persen, Ada Komitmen Pembelian Energi hingga Boeing
3. Marak Ulah WNI Meresahkan di Jepang, KBRI Tokyo Jelaskan 10 Poin
Belakangan ini muncul isu terkait perilaku Warga Negara Indonesia (WNI) yang meresahkan di Jepang. Serta isu-isu yang lain mengenai WNI di Jepang.
Karena itu, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu RI) melalui KBRI Tokyo memberikan penjelasan seputar kondisi terkini WNI di Jepang.
Dikutip dari laman Kemenlu RI, Selasa (15/7/2025), berikut ada 10 poin yang perlu diperhatikan.
Anda bisa membaca berita ini selengkapnya di sini.
Baca juga: Marak Ulah WNI Meresahkan di Jepang, KBRI Tokyo Jelaskan 10 Poin
4. Pilot Sempat Lambaikan Tangan Sebelum Pesawat Jatuh di Bandara London
Sebuah pesawat kecil jatuh di Bandara London Southend, Inggris, pada Minggu (13/7/2025) sore, memicu munculnya bola api besar di lokasi kejadian.
Kepolisian Essex menyebutkan pihaknya menerima laporan kecelakaan yang melibatkan pesawat sepanjang 12 meter, beberapa saat sebelum pukul 16.00 waktu setempat.
“Kami sedang bekerja sama dengan seluruh layanan darurat di lokasi. Proses penanganan akan berlangsung beberapa jam,” demikian pernyataan Kepolisian Essex.
Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.
Baca juga: Pilot Sempat Lambaikan Tangan Sebelum Pesawat Jatuh di Bandara London
5. Jepang Krisis Beras, Harga Meroket 99 Persen
Jepang mengalami krisis beras dengan harga yang melonjak 99,2 persen pada Juni dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year-on-year (yoy).
Sebelumnya, harga beras di “Negeri Sakura” telah melonjak lebih dari 92,5 persen pada Maret yoy dan 98,4 persen pada April yoy.
Kenaikan harga beras di Jepang mencapai level tertingginya pada Mei yoy dengan lonjakan 101 persen, sebagaimana dilansir AFP, Jumat (18/7/2025).
Bagaimana kelanjutan beritanya? Simak selengkapnya di sini.
Baca juga: Jepang Krisis Beras, Harga Meroket 99 Persen
6. Alasan Lindungi Druze, Apa Alasan Sebenarnya Israel Serang Suriah?
Kamis pagi (17/7/2025), Presiden Suriah Ahmed Al-Sharaa menyampaikan pidato nasional, mengumumkan berakhirnya konflik antara suku Badui dan komunitas Druze di Sweida yang menewaskan sekitar 360 orang.
Ia menegaskan pasukan pemerintah telah ditarik dan menekankan komitmennya melindungi hak-hak Druze.
Namun, fokus utama pidatonya diarahkan terhadap Israel, yang pekan ini menyerang markas besar angkatan bersenjata Suriah dan posisi militer di Sweida, menewaskan 20 orang.
Simak selengkapnya melalui tautan ini.
Baca juga: Alasan Lindungi Druze, Apa Alasan Sebenarnya Israel Serang Suriah?
7. Irak Diguncang Serangan Drone, Bandara dan Ladang Minyak Jadi Sasaran
Serangkaian serangan drone kembali mengguncang wilayah Kurdistan di Irak pada Senin (14/7/2025).
Sebuah pesawat nirawak bermuatan bahan peledak ditembak jatuh di dekat Bandara Internasional Arbil pada dini hari, sementara dua drone lainnya menghantam ladang minyak Khurmala di Provinsi Arbil pada malam harinya.
“Pukul 02.20, sebuah pesawat nirawak bermuatan bahan peledak jatuh di dekat Bandara Internasional Arbil, tanpa menimbulkan korban jiwa atau kerusakan,” kata Dinas Kontraterorisme wilayah Kurdistan di Irak utara dalam pernyataan resmi.
Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.
Baca juga: Irak Diguncang Serangan Drone, Bandara dan Ladang Minyak Jadi Sasaran









Leave a Comment