Jokowi Minta PSI Tak Ulangi Kesalahan Saat Pemilu 2019 dan 2024

Admin Utama

July 19, 2025

2
Min Read

Jokowi Blak-blakan Soal PSI Usai Pemilu 2024: Terungkap Pelajaran Paling Berharga yang Bikin Mereka Berubah Total!

SOLO – Siapa sangka, Pemilu 2024 ternyata menyimpan hikmah besar bagi Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Presiden Joko Widodo, orang nomor satu di Indonesia, dengan gamblang menyampaikan pandangannya bahwa pengalaman adalah guru terbaik, sebuah pelajaran krusial yang harus dicerna PSI usai gelaran pesta demokrasi tersebut.

Menurut Presiden Joko Widodo, PSI kini telah mengantongi dua pengalaman pemilu, yaitu Pemilu 2019 dan Pemilu 2024. Dua kali terjun ke gelanggang politik akbar ini, kata Jokowi, akan menjadi modal berharga yang memicu sebuah perombakan besar-besaran di tubuh partai berlambang mawar tersebut.

Jokowi meyakini bahwa semakin banyak tantangan yang dihadapi PSI dalam arena politik, maka semakin matang pula partai itu. Inilah yang menjadi poin penting yang ditekankan oleh Presiden, agar pengalaman pahit maupun manis di Pemilu 2019 dan 2024 menjadi bekal berharga untuk tidak mengulangi kesalahan serupa di Pemilu 2029 mendatang.

Oleh karena itu, Jokowi secara khusus memberikan saran mendalam. PSI perlu memperbaiki tata kelola partai mereka, juga manajemen partai secara menyeluruh, baik di tingkat mikro maupun makro. Tak hanya itu, strategi mikro dan makro PSI pun harus dievaluasi dan ditingkatkan demi menghadapi kontestasi politik selanjutnya.

Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan bahwa ia telah mendengar langsung masukan dari berbagai tokoh, termasuk Jeffrie Geovanie, Grace Natalie, Antoni Rajaluli, serta sosok lain yang sering berinteraksi dengannya. Jokowi menggarisbawahi, bahwa beragam kesulitan, tantangan, dan hambatan yang dihadapi PSI justru akan menguatkan dan mematangkan mereka sebagai kekuatan politik yang diperhitungkan.

Kabar baiknya, Presiden Joko Widodo menyambut gembira peningkatan drastis kader-kader PSI yang kini berhasil menduduki jabatan eksekutif. Tercatat ada 18 kader PSI yang terpilih sebagai wakil gubernur, wali kota, wakil wali kota, bupati, dan wakil bupati, sebuah lompatan luar biasa dari yang sebelumnya nihil. Tak hanya itu, di ranah legislatif, jumlah anggota DPRD dari PSI melonjak dua kali lipat menjadi 181 orang, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ini menunjukkan progres PSI yang signifikan.

Perjalanan PSI membuktikan bahwa pengalaman, seberat apa pun itu, adalah bekal terbaik untuk tumbuh dan menjadi kuat. Dengan segala tantangan yang dihadapi dan pencapaian yang mulai terlihat, akankah PSI benar-benar menjadi partai besar di Pemilu 2029? Mari bagikan pandangan Anda di kolom komentar dan sebarkan artikel ini agar semakin banyak yang tahu bagaimana PSI bertekad untuk berubah!

Leave a Comment

Related Post