
Sains Indonesia – Jakarta – Aduh, ada apa lagi nih di bursa saham kita? Hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bikin deg-degan! Pasar modal Indonesia cuma bisa ‘batuk tipis’ 0,05 persen ke level 6.861,7 di sesi pertama perdagangan saham Senin, 7 Juli 2025. Usut punya usut, ternyata bursa Eropa dan Asia juga lagi lesu darah, dan biang keroknya disinyalir gara-gara polemik tarif impor Amerika Serikat. Duh, efeknya sampai ke sini ya!
Hingga akhir sesi pertama, suasana pasar modal memang campur aduk. Ada 245 saham yang berhasil menguat, sementara 338 saham harus rela melemah, dan sisanya 243 saham stagnan. Tim Analis Samuel Sekuritas Indonesia, dalam paparannya Senin Siang, 7 Juli 2025, mencatat bahwa nilai transaksi harian mencapai Rp 3,54 triliun, dengan frekuensi trading sebanyak 519.858 kali dan volume trading mencapai 75,8 juta lot. Angka-angka ini menunjukkan bagaimana para investor saham tetap aktif di tengah ketidakpastian.
Ngomongin yang paling heboh, ada saham emiten produsen perangkat GPS, PT Sumber Sinergi Makmur (IOTF), yang jadi primadona dengan frekuensi perdagangan tertinggi di sesi pertama, mencapai 47.161 kali transaksi! Disusul ketat oleh emiten LABA dengan 15.411 transaksi dan PTMP sebanyak 12.713 kali.
Dari segi volume perdagangan, nama besar seperti GOTO atau Gojek Tokopedia masih jadi juaranya. Saham GOTO mencatat volume perdagangan paling jumbo di sesi pertama hari ini, mencapai 7,1 juta lot. Setelah GOTO, ada IOTF lagi dengan 6,48 juta lot dan PTMP yang tak kalah aktif dengan 2,6 juta lot.
Secara sektoral, ada kabar gembira dari indeks sektor konsumer siklikal atau IDXCYCLIC yang berhasil bangkit dan menguat paling tinggi di sesi pertama, dengan kenaikan 1,0 persen. Disusul oleh indeks sektor teknologi atau IDXTECHNO yang naik tipis 0,1 persen dan indeks sektor keuangan (IDXFINANCE) juga dengan kenaikan 0,1 persen.
Namun, tak semua sektor bernasib baik. Indeks sektor kesehatan atau IDXHEALTH justru jadi yang paling ‘sakit’ hari ini, anjlok minus 0,6 persen. Posisi selanjutnya yang juga melemah dalam adalah indeks sektor industri dasar atau IDXBASIC yang minus 0,4 persen, dan tak ketinggalan indeks sektor properti (IDXPROPERTY) yang juga turun 0,4 persen.
Buat kamu yang penasaran siapa saja jawara hari ini, berikut lima emiten dengan kenaikan tertinggi atau top gainer berdasarkan persentase di sesi pertama: GRIA melonjak +31,1 persen ke Rp118 per saham; SHID terbang +25 persen ke Rp1.075 per saham; VICO naik +22,9 persen ke Rp177 per saham; GTBO melesat +13,2 persen ke Rp240 per saham; dan LABA juga memukau dengan +11,1 persen ke Rp280 per saham.
Di sisi lain, ada juga daftar yang kurang menyenangkan dari lima emiten dengan penurunan terdalam atau top loser: IOTF yang tadi sempat aktif kini anjlok -14,6 persen ke Rp76 per saham; INPS turun -14,4 persen ke Rp130 per saham; CSMI merosot -13,1 persen ke Rp1.125 per saham; ARGO anjlok -13 persen ke Rp730 per saham; dan YUPI yang juga terpukul -12,4 persen ke Rp2.040 per saham.
Jadi, hari ini IHSG memang lagi ‘batuk-batuk’ tipis. Tapi, di balik itu, ada saham-saham yang justru terbang tinggi dan ada juga yang terjun bebas. Ini menunjukkan dinamika pasar saham kita yang selalu menarik untuk dicermati. Bagaimana menurut kalian, para investor dan pengamat pasar? Kira-kira, apa yang akan terjadi besok? Yuk, bagikan pandanganmu di kolom komentar dan jangan lupa share artikel ini biar teman-temanmu juga melek investasi saham!









Leave a Comment