Drama pecah di Stadion Kapten I Wayan Dipta! Bali United nyaris saja menelan pil pahit di laga pembuka Super League 2025/2026 mereka saat menjamu Persik Kediri pada Minggu, 10 Agustus 2025. Untungnya, sebuah gol penyelamat di menit-menit akhir dari Boris Kopitovic berhasil menghindari tim tuan rumah dari kekalahan memalukan, memaksa pertandingan berakhir imbang 1-1 yang penuh ketegangan.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Serdadu Tridatu, yang tampil di hadapan ribuan pendukung setianya, langsung tancap gas. Serangan demi serangan agresif terus dilancarkan oleh Irfan Jaya dan kawan-kawan. Beberapa kali peluang emas tercipta, namun dewi fortuna seolah belum berpihak. Gawang Persik Kediri masih kokoh berdiri, menahan semua gempuran.
Pada menit ke-32, sebuah momen mengejutkan terjadi. Bali United sempat bersorak gembira setelah Joao Ferrari sukses menyarangkan bola ke jala lawan. Berawal dari tendangan sudut brilian Thijmen Goppel yang gagal diantisipasi kiper Leonardo Navacchio, bola liar langsung disambar oleh Joao Ferrari. Namun, wasit punya pandangan lain. Setelah meninjau VAR, gol tersebut dianulir karena posisi Joao Ferrari yang sudah terperangkap offside. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga jeda babak pertama, menambah penasaran para penonton.
Memasuki babak kedua, skema permainan agresif Bali United tetap tak berubah. Boris Kopitovic dan kolega terus mencoba membongkar pertahanan Persik Kediri yang rapat. Namun, gol yang ditunggu-tunggu tak kunjung tiba. Justru di menit ke-78, publik Dipta terdiam. Gawang Bali United yang dikawal Mike Hauptmeijer akhirnya kebobolan. Telmo Ferreira, dengan memanfaatkan assist matang dari Ezra Walian, sukses menjebol jala tuan rumah. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Macan Putih.
Tertinggal satu gol di penghujung laga membuat Bali United meningkatkan intensitas serangannya. Ini adalah momen krusial! Pelatih baru Johnny Jansen pun mengambil keputusan berani dengan menurunkan penyerang muda berbakat, Jens Raven, yang menjalani debutnya pada menit ke-75 menggantikan Irfan Jaya. Raven nyaris saja menjadi pahlawan di menit ke-90. Menerima umpan manis dari Rahmat Arjuna di dalam kotak penalti, peluang emas itu gagal diselesaikan dengan sempurna, membuat harapan Bali United sempat menipis.
Ketika pertandingan seolah akan berakhir dengan kekalahan pahit bagi tim tuan rumah, momen ajaib itu datang. Boris Kopitovic menunjukkan mental juaranya! Melalui sundulan keras yang mematikan, menyambut umpan silang akurat dari Goppel, ia berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Sorak sorai membahana di Stadion Dipta! Gol tersebut tak hanya mengubah skor menjadi 1-1, tetapi juga berhasil menyelamatkan debut pelatih Johnny Jansen dari kekalahan. Sementara itu, pasukan Ong Kim Swee harus puas membawa pulang satu poin dari kunjungan mereka ke Bali.
Susunan Pemain
Bali United: Mike Hauptmeijer, Made Andhika Wijaya, Joao Silva, Ricky Fajrin, Tim Receveur, Brandon Wilson, Mirza Mustafic, Reyner Barusu, Boris Kopitovid, Irfan Jaya, dan Thijmen Goppel.
Pelatih: Johnny Jansen
Persik Kediri: Leonardo Navacchio, Francisco Carneiro, Khurshidbek Mukhtorov, Novri Setiawan, Yoga Adiyatama, Imanol Lugea, Telmo Castanheira, Wigi Pratama, Ezra Walian, Pedro Matos dan Yandi Sofyan.
Pelatih: Ong Kim Swee
Pertandingan pembuka Liga 1 ini memang menyajikan drama yang luar biasa! Sebuah bukti bahwa dalam sepak bola, apapun bisa terjadi hingga peluit akhir berbunyi. Pertarungan sengit antara Bali United dan Persik Kediri menjadi pembuka musim yang menjanjikan banyak tontonan mendebarkan. Bagaimana menurut Anda performa kedua tim di laga perdana ini? Siapa pemain yang paling mencuri perhatian Anda? Bagikan opini Anda di kolom komentar dan mari kita diskusikan lebih lanjut! Jangan lupa bagikan artikel ini agar lebih banyak pecinta sepak bola tahu tentang drama seru ini!









Leave a Comment