
Sains Indonesia – , Jakarta – Flamengo mengakhiri fase grup Piala Dunia Antarklub 2025 dengan hasil imbang 1-1 melawan klub Amerika Serikat, Los Angeles FC (LAFC), di Camping World Stadium, Orlando, Rabu, 25 Juni 2025. Hasil ini mengokohkan posisi klub asal Brasil itu sebagai juara Grup D dengan tujuh poin, sedangkan LAFC terpuruk di juru kunci.
Laga yang sebelumnya diprediksi berakhir tanpa gol itu berubah dramatis di penghujung pertandingan. Denis Bouanga mencetak gol pembuka untuk LAFC pada menit ke-84, namun Flamengo langsung merespons cepat lewat gol pemain muda Wallace Yan hanya dua menit berselang.
Kedua tim telah memastikan nasib mereka sebelum laga dimulai. Flamengo melaju sebagai pemuncak grup, sementara LAFC dipastikan tersingkir usai gagal menang di dua laga sebelumnya. Dengan hasil ini, Flamengo akan menghadapi Bayern Munchen di putaran 16 besar. Bayern secara mengejutkan finis sebagai tim posisi kedua Grup C setelah dikalahkan Benfica.
Sementara itu, LAFC menyusul Seattle Sounders tersingkir dari turnamen, meninggalkan Inter Miami sebagai satu-satunya wakil AS. Inter Miami akan menghadapi PSG pada fase gugur.
Meski hanya bermain imbang, Flamengo mendominasi jalannya laga dan nyaris unggul lebih dulu andai dua peluang Giorgian De Arrascaeta tidak membentur mistar gawang. Tim asuhan Filipe Luis tercatat memiliki tiga peluang yang mengenai tiang atau mistar gawang sepanjang pertandingan.
Pelatih Filipe Luis menghadapi dilema untuk laga kontra Bayern. De Arrascaeta, gelandang serang asal Uruguay, menjadi otak serangan Flamengo dalam dua laga terakhir, namun kondisi fisik dan kebutuhan menghadapi dominasi fisik Bayern menjadi pertimbangan. Sementara itu, bagi LAFC, hasil imbang ini menghindarkan mereka dari rekor buruk sebagai satu-satunya tim yang gagal mencetak gol di fase grup.
Bouanga, yang sebelumnya gagal mengeksekusi penalti kontra Esperance, mencetak gol melalui serangan cepat usai umpan dari Olivier Giroud. Namun, kegembiraan LAFC hanya berlangsung sejenak sebelum Wallace Yan menyamakan kedudukan, sekaligus menutup kiprah LAFC di turnamen ini tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan.
Chelsea Menang
Chelsea lolos ke 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025 setelah menundukkan klub Tunisia, Esperance, dengan skor 3-0 pada pertandingan Grup D yang dimainkan di Lincoln Financial Field, Philadelphia. The Blues finis di posisi kedua klasemen akhir Grup D dengan koleksi enam poin, sedangkan Esperance hanya menduduki posisi ketiga.
Chelsea selanjutnya akan bertolak ke Charlotte, North Carolina, untuk menghadapi Benfica pada Sabtu, 28 Juni 2025. Klub asal Portugal itu sebelumnya mengalahkan Bayern Munich dan menjadi juara Grup C. Pertandingan nanti akan menjadi pertemuan pertama antara Chelsea dan Benfica sejak final Liga Europa 2013. Pemenang laga ini akan melawan Palmeiras atau Botafogo di perempat final.
Chelsea hanya butuh hasil imbang untuk lolo. Maresca cukup percaya diri untuk melakukan delapan perubahan dari susunan starter saat menghadapi Flamengo. Liam Delap, Enzo Fernandez, dan Malo Gusto menjadi satu-satunya pemain yang tetap dipertahankan dari laga sebelumnya, sementara Josh Acheampong, salah satu pemain muda yang jarang tampil, mendapat kesempatan bermain.
Bek kanan berusia 19 tahun yang tampil untuk ke-10 kalinya musim ini di semua kompetisi, nyaris mencetak gol lewat tembakan yang ditepis rendah oleh kiper Esperance Bechir Ben Said pada menit ke-36. Fernandez kemudian melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang melebar, sementara Chelsea mengontrol jalannya laga babak pertama meski belum terlalu mengancam pertahanan Tunisia, hingga menit ketiga masa tambahan waktu.
Kebuntuan baru pecah pada menit ke-45+3. Fernandez mengirimkan umpan tendangan bebas ke kotak penalti dan Tosin Adarabioyo, yang naik membantu serangan, menyundul bola ke pojok bawah gawang.
Chelsea lantas menggandakan keunggulan pada menit ke-45+5. Fernandez kembali menjadi kreator dengan umpannya kepada Delap. Pemain rekrutan baru dari Ipswich Town itu mengontrol bola dengan membelakangi gawang, berputar, dan menembak rendah ke arah gawang untuk mencetak gol pertamanya bagi Chelsea. 2-0 untuk keunggulan tim London Barat.
Pada babak kedua, sejumlah pergantian dilakukan, termasuk masuknya Mamadou Sarr dan gelandang Brasil Andrey Santos yang mencatatkan menit bermain pertama mereka bersama Chelsea sejak bergabung dari Strasbourg.
Chelsea sempat mengira mendapat penalti 15 menit sebelum waktu normal usai setelah tembakan Santos mengenai tangan Yassine Meriah dan wasit menunjuk titik putih. Namun, keputusan itu dibatalkan usai tinjauan panjang dari VAR. Gol ketiga akhirnya tercipta pada menit ke-90+7 saat pemain pengganti Tyrique George. Ia mencetak gol lewat tembakan yang mestinya dapat diantisipasi kiper lawan.
Pilihan Editor: Revolusi PSG di Bawah Luis Enrique









Leave a Comment