
Dunia hiburan Tanah Air kembali berduka. Musisi muda bertalenta, Gusti Irwan Wibowo, atau akrab disapa Gustiwiw, telah berpulang secara mendadak pada Minggu (15/6) di usia yang sangat produktif, 25 tahun 5 bulan. Siapa sangka, pria yang dikenal ceria dan tak pernah sakit ini ambruk begitu saja setelah mengeluh pusing? Ibunda Gusti, Sri Yulianti, akhirnya mengungkap fakta mengejutkan di balik kepergian putranya yang tiba-tiba ini.
Jenazah Gusti Irwan Wibowo telah dimakamkan di TPU Jatisari 2, Bekasi, Jawa Barat. Menurut penuturan sang ibunda, sebelum meninggal dunia, Gusti sempat mengeluh pusing kepada temannya. Tak lama berselang, ia terjatuh di kamar mandi. Saat diperiksa, denyut nadinya sudah tak teraba. Dokter pun memberikan diagnosis yang mengejutkan: tensi darah Gusti sangatlah tinggi, yang kemudian berujung pada serangan jantung.
“Sempat kata temannya pusing, terus setelah dokter diagnosa, tensinya tinggi terus jadi jantung,” kata Sri, mengungkapkan penyebab meninggalnya Gusti Irwan Wibowo yang tak terduga.

Sri Yulianti menambahkan bahwa Gusti tak pernah memiliki riwayat sakit serius sebelumnya. Namun, ada satu hal yang selalu menjadi perhatian sang ibu: berat badan Gusti yang mencapai 160 kilogram. Kondisi obesitas ini rupanya menjadi perhatian Sri, yang selalu menasihati putranya untuk menjaga pola makan.
“Enggak pernah sakit. Karena overweight itu, aku cuma bilang jaga pola makan ya,” tutur Sri, mengenang kekhawatirannya yang kini menjadi kenyataan pahit.
Kronologi Kepergian Gusti Irwan Wibowo yang Mendadak
Kematian Gustiwiw memang sangat mengejutkan banyak pihak, terutama rekan-rekan dan penggemarnya. Pria kelahiran Bekasi, 28 November 1999, ini pergi di usia yang masih sangat muda dan penuh potensi. Kisah kepergiannya bermula saat Gusti berangkat ke Bandung, Jawa Barat, sejak Jumat (13/6) untuk membuat konten podcast bersama rekan lamanya, Nehru. Kepada ibundanya, Gusti berjanji akan pulang pada hari Minggu.

Namun, harapan itu sirna pada Minggu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB. Sri Yulianti mendapat kabar bahwa Gusti terjatuh di kamar mandi dan sudah tak sadarkan diri. Dengan perasaan campur aduk, Sri awalnya tak percaya dan bahkan sempat melakukan panggilan video dengan dokter yang menangani Gusti.
“Ini memang (mendadak). Saya enggak percaya waktu ditelepon tadi sekitar jam 7-an, saya enggak percaya. Saya bahkan video call sama dokternya, saya enggak nangis, kenapa? Saya pikir paling pingsan aja. Karena di situ saya tetap positive thinking ada keajaiban Allah,” ujar Sri, menggambarkan betapa sulitnya menerima kenyataan.

Sri pun langsung bergegas ke Bandung untuk melihat keadaan Gusti secara langsung. Sepanjang perjalanan, ia terus menepis kabar buruk yang menghampirinya, berharap itu hanyalah mimpi. Tak ada tanda-tanda atau firasat aneh sebelum kematian Gusti yang dirasakan Sri.
“Itu aja enggak ada tanda apa pun. Enggak ada tanda tersirat, makanya saya kayak enggak percaya,” lanjut Sri. Namun, takdir berkata lain. Setibanya di Bandung, Sri harus menerima kenyataan pahit bahwa Gusti telah pergi untuk selama-lamanya.
“Ternyata setelah saya datang ke sana, itu benar-benar sudah enggak ada, dan saya enggak percaya, ya, saat itu,” jelasnya dengan suara bergetar.
Gusti Irwan Wibowo dikenal sebagai musisi multitalenta di Indonesia. Ia bukan hanya seorang penyanyi, melainkan juga penata musik, pencipta lagu, komedian, dan penyiar radio. Karya terakhirnya adalah OST film GJLS IBUKU IBU-IBU, yang berjudul Diculik Cinta. Gusti juga merupakan putra dari musisi senior Indonesia, Timur Priyono.
Kepergian Gusti Irwan Wibowo di usia yang begitu muda ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan. Kondisi seperti tensi darah tinggi dan berat badan berlebih seringkali diabaikan, namun bisa berakibat fatal. Semoga kisah Gusti ini dapat membuka mata kita untuk lebih peduli pada tubuh dan pola hidup sehat. Bagaimana pendapat Anda tentang kepergian mendadak Gustiwiw? Apakah Anda memiliki kenangan tentang karya-karyanya? Bagikan pemikiran Anda di kolom komentar dan jangan ragu untuk berbagi artikel ini agar kesadaran akan kesehatan semakin meningkat!








Leave a Comment