Alaska Diguncang Gempa 7,3 SR, Peringatan Tsunami Dibatalkan

Admin Utama

July 17, 2025

3
Min Read

Guncangan Hebat di Alaska! Gempa 7,3 SR Picu Peringatan Tsunami, Kisah Panik Warga dan Sejarah Kelam yang Terulang?

Bumi kembali menunjukkan kekuatannya yang luar biasa! Sebuah gempa bumi berkekuatan 7,3 skala Richter baru-baru ini mengguncang perairan lepas pantai Alaska. Kejadian ini tak hanya membuat warga setempat panik, tapi juga sempat memicu peringatan tsunami untuk sebagian wilayah. Bayangkan kengerian saat tanah berguncang hebat dan sirene tsunami meraung-raung! Apa sebenarnya yang terjadi di sana, dan mengapa Alaska seolah tak henti diguncang bencana alam?

Guncangan dahsyat ini terjadi sekitar pukul 12.37 siang waktu setempat pada hari Rabu. Pusat gempa atau episentrumnya diperkirakan berada sekitar 87 kilometer di selatan kota pulau Sand Point. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan bahwa gempa Alaska ini memiliki kedalaman yang relatif dangkal, yaitu 20,1 kilometer. Kedalaman yang dangkal inilah yang seringkali meningkatkan potensi dampak di permukaan, memicu kekhawatiran yang mendalam. Beruntung, otoritas setempat segera mengklarifikasi bahwa tidak ada ancaman serius bagi Anchorage, kota terbesar di Alaska.

Kepanikan warga Sand Point terekam jelas dari kesaksian Debi Schmidt, administrator kota di sana. Ia mengungkapkan kepada stasiun afiliasi NBC, KTUU of Anchorage, bahwa gempa kali ini adalah yang terkuat yang pernah ia rasakan sepanjang hidupnya. “Saya sedang di rumah untuk makan siang, dan rumah berguncang, barang-barang berjatuhan, dan pintu lemari terbuka,” tuturnya. Meski demikian, ia bersyukur tidak ada kerusakan besar yang dilaporkan. Sebuah kelegaan di tengah guncangan hebat.

Menyusul gempa tersebut, Pusat Peringatan Tsunami Nasional (NTWC) yang berlokasi di Palmer, Alaska, sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Alaska Selatan dan Semenanjung Alaska. “Tsunami telah terkonfirmasi dan beberapa dampak diperkirakan terjadi,” demikian pernyataan NTWC kala itu. Peringatan ini secara khusus berlaku untuk pesisir Pasifik dari Kennedy Entrance hingga Unimak Pass. Ketegangan sempat menyelimuti, bahkan pejabat darurat di Kodiak, kota berpenduduk sekitar 5.500 jiwa, segera mengumumkan pembukaan tempat perlindungan dan sirene yang siap berbunyi. Namun, alhamdulillah, peringatan tsunami tersebut kemudian dicabut, menghembuskan napas lega bagi banyak pihak.

Bukan rahasia lagi jika Alaska seringkali menjadi langganan gempa bumi signifikan. Wilayah ini memang terletak di sepanjang Cincin Api Pasifik, sabuk gunung berapi dan patahan gempa yang sangat aktif di dunia. Sejarah kelam gempa bumi di Alaska juga mencatat beberapa kejadian mengerikan. Salah satunya adalah gempa bumi berkekuatan 9,2 skala Richter pada Maret 1964—yang masih menjadi gempa terkuat yang pernah tercatat di Amerika Utara. Bencana itu menghancurkan Anchorage, memicu tsunami raksasa, dan menelan lebih dari 250 korban jiwa saat gelombang menyapu Teluk Alaska, Pantai Barat AS, bahkan hingga Hawaii. Bahkan, baru-baru ini di Juli 2023, gempa bumi berkekuatan 7,2 skala Richter juga sempat melanda Semenanjung Alaska, meski tidak ada kerusakan besar yang dilaporkan kala itu.

Meskipun peringatan tsunami telah dicabut, pihak berwenang di Alaska terus memantau situasi dengan saksama. Mereka mengimbau seluruh warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada dan selalu mengikuti imbauan keselamatan resmi. Kisah gempa di Alaska ini sekali lagi mengingatkan kita betapa dahsyatnya kekuatan alam. Meski peringatan tsunami telah dicabut, kewaspadaan tetap menjadi kunci bagi warga di wilayah rawan gempa. Kejadian ini menambah daftar panjang gempa bumi yang pernah melanda Alaska, tanah yang memang akrab dengan guncangan.

Bagaimana menurut Anda, apakah kita sudah cukup siap menghadapi ancaman alam seperti ini? Apakah Anda memiliki pengalaman serupa? Bagikan pendapat dan kisah Anda di kolom komentar, dan mari bersama tingkatkan kesadaran akan mitigasi bencana! Jangan lupa bagikan artikel ini agar lebih banyak orang memahami pentingnya kesiapsiagaan!

Leave a Comment

Related Post