Aipda Robig Ancam Hukuman Mati? Keluarga Korban Minta Ini!

Admin Utama

July 9, 2025

2
Min Read

15 Tahun Penjara? Keluarga Korban Tewas Tembak Aipda Robig Minta Lebih!

Kematian Gamma Rizkynata Oktavandy (17), pelajar Semarang yang tewas ditembak oleh Aipda Robig Zaenudin, meninggalkan duka mendalam. Jaksa menuntut Robig 15 tahun penjara, namun keluarga korban menginginkan hukuman yang jauh lebih berat. Apakah keadilan akan benar-benar ditegakkan?

Ayah Gamma, Andy Prabowo, terang-terangan menyatakan harapannya agar Robig dijatuhi hukuman mati. Meskipun tuntutan 15 tahun penjara dari jaksa sudah cukup memuaskan, Andy tetap berharap hakim Pengadilan Negeri Semarang memberikan vonis maksimal. “Kalau dari keluarga sih, penginnya mati,” ujarnya di PN Semarang, Selasa (8/7). Keinginan Andy ini menunjukkan betapa besarnya rasa kehilangan dan amarah yang dirasakan keluarga. Mereka menginginkan keadilan atas nyawa Gamma yang melayang sia-sia.

Pernyataan Andy diperkuat oleh kuasa hukum keluarga, Zaenal Petir. Zaenal mengapresiasi tuntutan 15 tahun penjara dari jaksa, khususnya karena jaksa menyatakan tidak ada hal yang meringankan bagi Robig. “Ini yang menurut saya jaksa tidak terintervensi,” tegas Zaenal. Namun, ia juga mendesak Kapolda Jawa Tengah untuk segera memecat Robig dari kepolisian. “Harusnya segera digelar sidang banding kode etik kepada terdakwa. Kenapa kok sepertinya digondeli (dipertahankan) terus?” ujarnya, menyoroti dugaan intervensi yang mungkin terjadi.

Hukuman Maksimal untuk Keadilan Gamma?

Kasus ini menyoroti pentingnya penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan. Tuntutan 15 tahun penjara bagi Aipda Robig, yang terbukti telah menghilangkan nyawa seorang anak, menjadi sorotan publik. Apakah hukuman ini cukup sebanding dengan nyawa seorang manusia? Keluarga korban berharap hakim akan mempertimbangkan tuntutan maksimal dan memberikan vonis yang setimpal dengan kejahatan yang dilakukan.

Peristiwa ini juga menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan internal di kepolisian. Desakan agar Robig dipecat menunjukkan tuntutan masyarakat akan transparansi dan akuntabilitas dalam institusi kepolisian.

Bagaimana pendapat Anda tentang tuntutan 15 tahun penjara ini? Apakah hukuman tersebut sudah cukup? Sampaikan pendapat Anda di kolom komentar dan bagikan artikel ini agar semakin banyak orang yang mengetahui kasus ini!

Leave a Comment

Related Post