9 Khasiat Kunyit bagi Kesehatan: Redakan Depresi hingga Cegah Diabetes Tipe 2

Admin Utama

July 29, 2025

3
Min Read

Sains Indonesia – , Jakarta – Rempah berwarna kuning-oranye ini umum digunakan dalam masakan India, Asia Tenggara, dan Timur Tengah. Kunyit juga telah digunakan sebagai obat di berbagai tempat seperti India selama berabad-abad untuk mengatasi masalah pernapasan.

Kunyit juga disebut-sebut sebagai makanan super yang dapat melawan kanker, meredakan depresi, dan masih banyak lagi. Berikut manfaat kunyit bagi kesehatan.

1. Meredakan Depresi

Dilansir dari WebMD, beberapa senyawa dalam kunyit dapat mendukung kesehatan. Yang paling terkenal adalah kurkumin. Para ilmuwan antusias dengan potensi kurkumin untuk meredakan depresi dan membantu antidepresan bekerja lebih baik. Namun sejauh ini, hasil penelitian masih beragam.

2. Mengobati Diabetes Tipe 2

Karena kurkumin dapat membantu melawan peradangan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil, kurkumin dapat menjadi alat yang berguna untuk mencegah atau mengobati diabetes tipe 2. Sebuah studi yang melibatkan 240 orang dewasa dengan pradiabetes menemukan bahwa mengonsumsi suplemen kurkumin selama 9 bulan menurunkan risiko mereka terkena diabetes.

Manfaat Daun Insulin untuk Penderita Diabetes

3. Melawan Virus

Kurkumin dapat membantu melawan berbagai virus, termasuk virus herpes dan flu. Namun, sebagian besar penelitian tentang ini dilakukan di laboratoriaum, bukan pada manusia. Perlu diingat bahwa kunyit hanya mengandung sekitar 3 persen kurkumin, dan tubuh tidak menyerap kurkumin dengan baik.

4. Meredakan Gejala Sindrom Pramenstruasi

Sebuah studi yang mengamati wanita selama tiga siklus menstruasi berturut-turut menemukan bahwa suplemen kurkumin membantu meredakan gejala sindrom pramenstruasi atau PMS. Kunyit juga dapat meredakan kram menstruasi.

5. Mengandung Senyawa Bioaktif

Dikutip dari Healthline, kunyit mengandung beberapa senyawa bioaktif yang memiliki beberapa manfaat potensial, seperti meningkatkan kesehatan usus dan sistem kekebalan tubuh. Kurkumin juga larut dalam lemak atau minyak.

6. Anti-inflamasi

Kurkumin adalah zat bioaktif yang dapat membantu melawan peradangan, meskipun dosis yang sangat tinggi diperlukan untuk menghasilkan efek terapeutik. Namun, ini berarti ia berpotensi melawan peradangan pada beberapa kondisi dan penyakit, seperti artritis reumatoid.

7. Meningkatkan Kapasitas Antioksidan Tubuh

Kerusakan oksidatif diyakini sebagai salah satu penyebab penuaan dan berbagai penyakit. Kerusakan ini melibatkan radikal bebas, molekul yang sangat reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel lain dalam tubuh. Kurkumin adalah antioksidan ampuh yang dapat menetralkan radikal bebas karena struktur kimianya. Diperlukan penelitian lebih lanjut terkait manfaat ini.

8. Meningkatkan Perkembangan Sel-sel Otak Baru

Bahkan di usia dewasa, neuron otak mampu membentuk koneksi baru. Di area otak tertentu, neuron tersebut dapat berkembang biak dan bertambah jumlahnya. Salah satu pendorong utama proses ini adalah faktor neurotropik yang diturunkan dari otak (BDNF), yang berperan dalam memori dan pembelajaran, dan dapat ditemukan di area otak yang bertanggung jawab untuk makan, minum, dan berat badan.

Banyak gangguan otak umum telah dikaitkan dengan penurunan kadar protein BDNF, termasuk depresi dan penyakit Alzheimer. Penelitian telah menemukan bahwa kurkumin dapat meningkatkan kadar BDNF di otak. Dengan demikian, kurkumin mungkin efektif dalam menunda atau bahkan membalikkan banyak penyakit otak dan penurunan fungsi otak terkait usia.

9. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

Kurkumin dapat membantu melindungi dari berbagai tahapan dalam proses penyakit jantung. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat meningkatkan kesehatan jantung. Selain itu, kurkumin dapat membantu mengurangi peradangan dan oksidasi yang dapat berperan dalam penyakit jantung.

Pilihan Editor: Apa Manfaat Air Kelapa untuk Kesehatan

Leave a Comment

Related Post