Kebijakan Satu Peta (ONE MAP POLICY)

Created on Friday, 12 December 2014
 
Judul Buku : Kebijakan Satu Peta (One Map Policy)
Penulis : Dr. Asep Karsidi
Penerbit :

Sains Press 

PT. Sarana Komunikasi Utama

Harga : Rp. 80.000
 

Buku kebijakan Satu Peta (One Map Policy) ini disusun agar seluruh pemangku kepentingan dapat memahami pentingnya melaksanakan pembangunan informasi geospasial (peta) yang bersumber dari satu peta dasar baku. Pengalaman menunjukan, jika kita tidak merujuk kepada satu peta dasar baku maka peta tematik (informasi geospasial tematik) yang dihaslkan akan membingungkan. Maklum, format dan isi peta tematik tersebut berbeda-beda.

Penyusunan peta tematik harus berlandaskan pada 4 hal, yakni satu referensi, satu standard, satu geodatabase, dan satu geoportal. Gagasan ini sangat original diawali dari pernyataan Presiden RI pada Desember 2010, bahwa harus ada satu peta sebagai rujukan.

Peta dasar yang dibangun Badan Informasi Geospasial (BIG) harus menjadi rujukan tunggal dalam penyusunan peta tematik oleh seluruh pemangku kepentingan. Hal ini sesuai dengan amanat UU No 4 Tahun 2014 tentang informasi Geospasial. UU tersebut mengamanatkan BIG adalah satu-satunya lembaga penyelenggara informasi geospasial dasar, termasuk di antaranya pembangunan peta dasar.

Dalam pelaksaanna perlu didukung oleh satu kebijakan nasional yang memiliki kewenangan lebih luas, tidak hanya pada tatanan kebijakan teknis seperti sekarang ini.

 

 

CARA PEMESANAN

1. Transfer biaya pemesanan bisa di kirim melalui Rek. BNI No. 0329773456 atas nama PT Sarana Komunikasi Utama.

2. Kirim bukti transfer tersebut & alamat lengkap pelanggan melalui e-mail atau faks.

4.Setelah kami terima bukti tersebut, buku segera dikirim ke pelanggan.

 
 
Terima kasih

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia