Ponsel Lokal Siap Imbangi Dominasi Impor

Created on Tuesday, 31 January 2017
Kewajiban Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30% mulai Januari 2017 untuk seluruh perangkat 4G LTE memberi kesempatan industri ponsel lokal untuk lebih berkembang. 

 

Dalam dua tahun terakhir, vendor-vendor lokal pun menunjukkan kemampuannya bersaing di pasar dalam negeri. Tahun lalu, tidak kurang dari 35 juta telepon seluler (ponsel) terjual di Indonesia. 

Dari jumlah tersebut, raksasa Korea Selatan, Samsung menjadi vendor ponsel terbesar di Indonesia dengan pangsa pasar 22 persen. Berada di posisi kedua adalah vendor asal China, Oppo. Itu untuk pertama kalinya Oppo berada di posisi dua vendor top di pasar Indonesia. Pangsa pasar Oppo sendiri adalah 17,3 persen. 

Vendor ponsel terbesar ketiga di kuartal kedua 2016 lalu adalah Asus dengan raihan pangsa pasar 13,9 persen. Posisi keempat dan kelima diisi oleh merek lokal, yakni Evercoss dan Smartfren dengan masing-masing raihan pangsa pasar 6,4 dan 5,9 persen. 

 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 62

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia