BPTP Sulteng Kembangkan Jagung Bima URI-19

Created on Tuesday, 12 December 2017
BPTP Sulteng menyiapkan dataran tinggi Napu di Poso, Sulawesi Tengah untuk mengembangkan jagung varietas Bima URI-19. Wilayah ini digadang-gadang menjadi sentra perbenihan baru.

 

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Tengah (BPTP Sulteng) mulai tahun ini fokus pada pengembagan benih jagung varietas Bima URI-19 di dataran tinggi. Dataran tinggi Napu di Kabupaten Poso dipilih untuk lokasi tanam karena memiliki potensi cukup besar. Selain hamparannya luas, para petani di Napu juga sudah familiar dengan jagung, sehingga program pengembangan tidak memulai dari nol.

Menurut Kepala BPTP Sulteng, Andi Baso Lompengeng Ishak, Napu juga memiliki agroekologi yang cocok untuk pengembangan tanaman pangan dan hortikultura. Berbeda dengan dataran tinggi lain, angin di Napu dingin tapi tidak berkabut. Potensial untuk pengembangan tanaman pangan dan hortikultura. 

“Kami ingin mencobanya mengingat sampai sekarang pengembangan Bima URI-19 di ketinggian ini belum dieksplorasi,” ujar Andi Baso.

Ada sekitar 10 hektare lahan yang disiapkan BPTP Sulteng untuk Bima URI-19. Seluruhnya merupakan pohon induk, sehingga program perbenihan diharapkan bisa berjalan sesuai harapan. Terus meningkatnya kebutuhan benih setiap tahun mendorong BPTP Sulteng bergerak masif agar tidak ada kendala pengadaan benih. 

 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 72 Desember 2017

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia