BPTP Jabar Masifkan Teknologi Patbo Super

Created on Tuesday, 12 December 2017
BPTP Jabar segera memasifkan penerapan teknologi Patbo Super. Melalui teknologi ini, para petani bisa melakukan budidaya padi hingga tiga kali dalam setahun.

 

Patbo Super merupakan paket budidaya padi spesifik lahan tadah hujan hasil inovasi Badan Litbang Pertanian (Balitbantan). Teknologi ini menggunakan basis manajemen air dan penggunaan bahan organik untuk meningkatkan produktivitas dan indeks pertanaman (IP). Patbo sendiri adalah singkatan dari padi aerob terkendali de-ngan penggunaan bahan organik. Komponennya terdiri dari penggunaan VUB padi ampibi, manajemen air, penggunaan bahan organik, penggunaan alsintan, dan pengendalian gulma. 

Manajemen air dilakukan dengan pengaturan tata air mikro yang bersumber dari sumur pantek, embung ataupun sungai sesuai dengan kebutuhan tanaman pada fase pertumbuhan. Pemanfaatan bahan organik akan membantu menghemat air karena kemampuannya dalam mengikat air, sehingga walaupun tanah sudah retak kekeringan, namun kondisi pertanaman masih tetap hijau segar. 

Penggunaan bahan organik diprioritaskan secara insitu. Jerami padi dimanfaatkan sebagai dekomposer dan dibenamkan menggunakan traktor tangan. Penggunaan air secara terbatas atau macak-macak menyebabkan gulma tumbuh subur sehingga perlu penyiangan dengan menggunakan power weeder. Sementara hama tikus dapat dikendalikan dengan memasang rumah burung hantu (Rubuha).

 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 72 Desember 2017

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia