Rumah Bambu, Kokoh dan Ramah Lingkungan

Created on Wednesday, 08 January 2014
Asri dan kental nuansa etnis. Kesan ini yang ingin ditonjolkan si pemilik rumah. Dinding dan tiang berbahan baku bambu dibiarkan pada warna aslinya. Hanya dioles pernis setipis mungkin, untuk menjaga keawetan. 

 

Rumah dengan bahan baku bambu juga bisa digarap dengan berbagai disain. Unsur apa yang akan mendominasi, sangat bergantung pada selera pemilik rumah. Perajin sekaligus pembuat rumah bambu, Jatnika Nanggamihardja, menyarankan untuk mempertimbangkan aspek fungsi saat memilih tipe rumah bambu yang akan dibangun.

“Untuk rumah tinggal, tempat peristirahatan, atau hanya sebagai rumah koleksi. Jika fungsinya sudah jelas, akan lebih mudah menentukan model bangunannya seperti apa. Kalau soal jenis-jenis bambu yang akan digunakan, percayakan saja pada ahlinya,” kata pendiri Yayasan Bambu Indonesia itu. 

Yang perlu diketahui, rumah bambu dapat tahan hingga 25 tahun, asalkan perawatannya diperhatikan dengan baik. Bangunan dari bambu juga tahan terhadap gempa, sehingga di daerah yang rawan mengalami gempa disarankan untuk membangun rumah bambu.

“Selebihnya, yang paling menonjol dari rumah bambu adalah nuansa etnik dan alaminya. Rumah bambu juga lebih sejuk, karena angin bisa menerobos masuk melalui celah anyaman dinding. Ramah lingkungan, bisa menghemat listrik karena tidak perlu lagi pakai AC.  Soal kekuatan, jangan diragukan. Tiang-tiang penyangga akan dilengkapi dengan tonggak yang kokoh dan sudah dipastikan tidak akan digerogoti serangga meskipun ikut ditanam bersama pondasi semen. Ikatan-ikatan antar ruas dengan tali ijuk juga bisa dipastikan kekuatannya,” imbuh Jatnika. 

Model rumah bambu yang banyak diminati sebagai rumah tinggal adalah tipe minimalis modern. Umumnya, pemilik rumah tipe ini ingin menonjolkan unsur alami namun juga terkesan tidak kuno. Penggunaan bambu dipadukan dengan tembok sebagai pondasi setinggi sekitar 1,5 m. Di bagian eksterior maupun interior rumah tipe ini penggunaan bambu tidak terlalu ditonjolkan. Sebab, yang paling diutamakan dalam membangun rumah bambu tipe minimalis modern adalah aspek fungsinya, yakni sebagai rumah hunian.

Artikel selengkapnya bisa Anda baca di Majalah SAINS Indonesia Edisi 25. 

 

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia