Minuman Tradisional yang Penuh Khasiat

Created on Friday, 11 May 2012

Minuman yang terbuat dari 17 jenis rempah-rempah ini mampu mengobati berbagai penyakit.

Dengan teknologi pangan dan farmasi mutakhir, formula minuman kesehatan Cinna-Ale berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk makanan atau minuman kesehatan. Aktivitas antioksidan minuman Cinna Ale cukup tinggi (IC50 = 56,70) berpotensi mencegah berbagai penyakit ringan hingga degeneratif.


Formula minuman yang ditemukan Dr. Ir. Sedarnawati Yasni, Ph.D, ini cukup unik. Peneliti dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini mengembangkan minuman kesehatan tradisional Indonesia yang sudah dikenal dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat secara ilmiah.
Minuman kesehatan ini diambil dari dua jenis rempah utama, yaitu kayu manis (Cinnamomum burmanii Blume) dan jahe (Zingiber officionale Roscoe). Minuman yang diformulasikan dengan 15 rempah lainnya ini mengandung zat aktif yang teruji dan bermanfaat bagi kesehatan.


“Minuman Cinna Ale terinspirasi dari minuman khas daerah. Misalnya wedang jahe (Jawa Tengah), bandrek (Jawa Barat), dan bir pletok (Betawi). Minuman-minuman itu sebagian besar bahannya berasal dari berbagai macam rempah,” ungkap Sedarnawati, kepada Majalah Sains Indonesia.
Sedarnawati mencontohkan, dalam membuat minuman bir pletok ada bahan rempah yang tidak boleh ditinggal seperti kayu secang, jahe, dan kayu manis. Kayu secang, untuk memunculkan warna merah. Jahe sebagai penambah rasa hangat pada minuman. Sedangkan untuk mendapatkan aroma wangi dan rasa manis ditambahkan kayu manis. Kayu secang, jahe, dan kayu manis selalu ada dalam setiap minuman. Itu resep turun temurun yang ada di masyarakat Betawi.


“Karena itulah, ketika mahasiswa kami yang KKN melakukan penelitian tentang resep minuman bir pletok ini berbeda-beda. Tidak lengkapnya rempah yang dicampur dalam minuman, kemungkinan disebabkan kesulitan untuk mendapatkan bahan-bahannya. Bisa juga didapatkan, tapi mahal harganya, karena itulah mereka memilih tidak memakainya. Jadi, banyak faktor yang memicunya,” jelasnya.


Jadi, minuman bir pletok itu resepnya juga turun temurun. Rempah yang digabung-gabungkan akhirnya menjadi minuman. Untuk membuat bir pletok diperlukan delapan macam rempah-rempah. Namun jika terkadang susah mendapatkan rempah-rempah, maka bahan-bahan yang digunakan tidak selengkap resep yang seharusnya.

Artikel selengkapnya bisa anda baca di Majalah SAINS Indonesia Edisi 04

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia