Kereta Gantung SkyWay 10 Kali Lebih murah dari LRT

Created on Thursday, 02 November 2017
Indonesia membutuhkan sarana transportasi berbasis teknologi tinggi untuk men-jawab kebutuhan konektivitas perkotaan, transportasi barang, transportasi ber-kecepatan tinggi, transportasi antarpelabuhan dan antarpulau.

 

Sebuah video simulasi berdurasi tiga menit menggambarkan transportasi modern yang menghubungkan antar fakultas dan gedung lainnya di lingkungan Universitas Indonesia (UI). Tampak beberapa unit kereta bergerak menyusuri rel dengan posisi terbalik atau kereta menggantung di bagian bawah rel. 

Setiap unit di isi 15-20 orang penumpang. Selama di dalam kereta, penumpang bisa menikmati pemandangan kampus dari atas dengan ketinggian sejajar pohon. Namun hal itu baru akan menjadi kenyataan dua tahun lagi. Saat itu UI menjadi perguruan tinggi pertama yang memanfaatkan teknologi canggih asal Belarusia itu di Indonesia.

“November 2017 ini, ground breaking pembangunannya akan di mulai. Biaya pembangunannya hanya 10% dari biaya pembangunan light rail transit (LRT) untuk jarak yang sama,” ujar Country Director PT. SkyWay Technologies Indonesia, Madinatul Fadhilah kepada Majalah Sains Indonesia baru-baru ini.

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 71 Oktober 2017

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia