Merawat AC Mobil di Musim Hujan

Created on Wednesday, 08 March 2017
 

 

Di Musim hujan, pendingin udara alias air conditioner (AC) mobil perlu perhatian lebih di musim hujan. Terutama pembersihan komponen AC secara rutin dan itu bisa dilakukan secara pribadi.

Mekanik Bengkel Srikandi Perkasa Bogor, Hendri mengatakan, AC mobil pun membutuhkan perawatan saat musim hujan karena medan yang dilewati mobil berbeda, seperti melewati genangan dan lumpur. Kondensor jadi salah satu yang harus diperhatikan.
“Lakukanlah pembersihan secara rutin pada kisi-kisi kondensor akibat dari lumpur yang menempel, ini bisa menyumbat aliran udara” kata Hendri.

Sejumlah kebiasaan yang tidak boleh dilakukan saat AC tengah digunakan, yaitu jangan membuka jendela saat AC diaktifkan. Debu dan partikel halus dapat masuk ke dalam kabin, tersedot oleh kipas blower dan akan membuat kipas serta komponen evaporator menjadi cepat kotor.

Merokok jadi larangan lain. Jangan merokok dalam kendaraan AC menyala. Asap rokok akan terhirup dan sebagian zat yang terkandung di dalamnya akan menempel di evaporator. “Sehingga meninggalkan bau yang tidak enak yang kurang sedap,” ujarnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan dan tidak kalah penting adalah jika Anda menemukan tetesan air yang keluar dari selang atau kisi-kisi AC. Jika hal itu terjadi, salah satu solusi adalah membawanya ke bengkel, lantaran ada masalah pada sistem penyejuk mobil.

Selain sistem penyejuk, pemeriksaan kondisi kipas AC tak kalah penting. Pengecekan AC mobil sebaiknya dilakukan secara rutin setiap 3 bulan sekali atau interval lebih dekat jika di musim hujan dengan intensitas tinggi.

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 63

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia