Pindad-Tata Siapkan Mobil Semi Militer

Created on Monday, 30 January 2017
Sukses membuat senjata dan kendaraan tempur, PT Pindad kini beralih ke kendaraan komersial dengan menggandeng raksasa otomotif India, Tata Motors. Sebagai langkah awal kedua perusahaan tersebut membidik pasar komersial dengan kebutuhan khusus.

 

Menurut Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, kendaraan khusus yang dimaksud bisa kendaraan komersial untuk angkutan militer seperti bus dan truk. Juga kendaraan pribadi namun bergaya semi miter seperti jip atau semi-militer.

“Kami menyasar pasar yang segmented yang kami yakini potensinya cukup menjanjikan,” ujar Mose.

Lebih lanjut Mose mengungkapkan, alasan pihaknya menggandeng Tata Motors karena perusahaan asal Hindustan itu punya pengalaman panjang membuat kendaraan tempur untuk kebutuhan militer. Selain itu kemampuan Tata membuat sasis kendaraan diakui keandalannya di kalangan industri otomotif.

“Sejak lama Tata pun membuat kendaraan tempur untuk kebutuhan militer di India,” beber Mose.

Kerja sama antara perusahaan pelat merah tersebut dengan pihak Tata Motors sudah mulai dirintis sejak tahun lalu setelah kunjungan ke India. Menurut Mose, kolaborasi tersebut selanjutnya akan berada di bawah asuhan perusahaan baru Pindad.

Bagi Tata Motors model kerja sama dengan Pindad tersebut merupakan salah satu model investasi produsen otomotif India tersebut di Indonesia. President Director of PT Tata Motors Indonesia, Biswadev Se-ngupta mengatakan, kedua perusahaan akan bekerja sama baik dalam produksi maupun pemasaran. 

“Produknya mungkin akan lebih banyak diarahkan ke pasar ekspor,” ujarnya. 

Transfer Teknologi

Biswadev melanjutkan, dalam waktu 10 bulan ke depan pihaknya akan memulai kerja samanya dengan Pindad, termasuk saling transfer teknologi. Transfer teknologi sekaligus memproduksinya di Indonesia dinilai lebih realistis ketimbang memproduksinya di India.

Kerja sama produksi kedua perusahaan bukanlah yang pertama. Saat ini kedua perusahaan sedang bekerja sama menciptakan kendaraan militer amfibi yang bisa berjalan di dalam air. 

Pindad memberikan waktu hingga 8 bulan untuk Tata Motors bisa melahirkan satu prototipe. Jika sudah ada prototipe, barulah berbagai macam uji kemampuan kendaraan tersebut dilakukan. Berbagai macam pengujian yang akan dilakukan, menurut Mose, antara lain uji vibrasi, uji ketahanan, uji tanjakan, uji tembak, dan lain-lain.

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 62

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia