Rio Haryanto: Siap Mengharumkan Indonesia di Lintasan F1

Created on Wednesday, 27 January 2016
Di tengah kesibukannya mempersiapkan diri di lintasan Formula 1 (F1), Rio Haryanto terus berolahraga untuk menjaga kebugarannya. Pemuda kelahiran 22 Januari 1993 itu juga rajin bersepeda dan jogging.

 

Meski sudah mengantongi surat jaminan dari Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrowi, yang memungkinkan Rio bergabung dengan tim Manor asal Inggris. Pemuda berusia 23 tahun itu masih harus berjuang mengamankan jalan di lintasan jet darat. 

Maklum, untuk bisa berkompetisi semusim penuh, harus tersedia dana 15 juta euro atau lebih dari Rp 200 miliar. Bukan perkara mudah untuk mencari sponsor yang siap menggelontorkan dana besar di tengah perekonomian yang masih lesu.
Pertamina sebagai sponsor Rio hanya mampu menyanggupi dana sebesar Rp 5 miliar, sementara sisanya Rio harus berjuang menggalang dana agar bisa memuluskan langkahnya itu.

Namun, Rio mengaku tak akan menyerah berjuang mewujudkan cita-citanya. Apalagi pamor Manor memang sedang oke di ajang F1. Tim yang juga memfasilitasi Rio di ajang balapan GP2 series itu, musim ini, menggandeng Mercedes-Benz dan Williams di ajang F1.

“Dengan bergabung di tim Manor saya berharap bisa tampil maksimal dan mengukir prestasi yang bisa mengharumkan nama bangsa,” ujar pembalap yang sukses membuat Indonesia Raya tiga kali dinyanyikan di ajang GP2 tahun 2015.

Jika nanti bisa bertarung di lintasan F1, Rio mengaku tidak ingin memasang target muluk. Ia berjanji akan tampil maksimal untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Keyakinan Rio masuk ke ajang F1 karena merasa sudah mantap setelah mematangkan diri di GP2 selama empat musim. Apalagi, musim 2015 ini menjadi yang terbaik bagi dia karena berhasil menempati posisi empat klasemen akhir. 

 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 50

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia