Mico Harvester Langsung Disambut Lisensor

Created on Wednesday, 07 January 2015

Senyum terpancar dari raut muka Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Haryono, usai mengoperasikan Mini Indo Combine (Mico) Harvester

Launching Mico Harvester oleh Haryono di lahan sawah BPTP Banten, beberapa waktu lalu ini memang sedikit berbeda. Setelah Kepala Balitbangtan puas menjajal Mico Harvester, hampir semua kepala pusat dan balai besar di lingkungan Balitbangtan diberikan kesempatan mengoperasikan alat tersebut. 

Tiga kepala pusat di jajaran Balitbangtan, yang dipimpin seorang wanita juga menjajalnya. Mereka adalah Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Bess Tiesnamurti, Kepala Pusat Analisis Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, Handewi Purwati, dan Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, Gayatri K Rana. Ketiganya mampu mengoperasikan Mico Harvester dengan mudah dan lincah. 

Yang membanggakan Mico Harvester mampu menekan angka susut hasil panen. Kemampuan ini disandang karena mesin ini mampu menggabungkan kegiatan potong, angkut, rontok, pembersihan, sortasi dan pengantongan dalam satu proses kegiatan yang terkontrol.
“Dengan Mico Harvester susut hasilnya hanya 1,87 persen. Jauh di bawah rata-rata susut panen dengan cara gropyokan yang mencapai sekitar 10 persen. Tingkat keberhasihan gabah yang dipanen mencapai 99,5 persen. Dioperasikan oleh satu operator dan dua asisten, mesin ini mampu menggantikan tenaga kerja panen sekitar 50 hari orang kerja (HOK) per ha,” ungkap Haryono kepada Majalah Sains Indonesia, baru-baru ini.

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 37

 

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia