Pulau Indonesia Tidak Untuk Dijual

Created on Thursday, 08 February 2018
Berita jual beli pulau kembali mencuat. Pemerintah menegaskan, tidak ada satu pun pulau di Indonesia yang boleh dijual, terlebih kepada pihak asing. 

 

Kali ini, yang dikabarkan dijual melalui situs online adalah Pulau Ajab di Kepulauan Riau. Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritaman, Arif Havas Oegroseno, mengatakan, itu isu lama yang pernah bergulir di tahun 2006 – 2007. Bahkan, sebelum tahun 2000an, kabar mengenai pulau dijual, terutama yang terpencil atau di wilayah perbatasan dengan negara lain, sudah kerap muncul.

“Yang pasti, pemerintah tidak pernah melakukan jual beli pulau. Pemerintah sangat tegas, tidak ada satu pun pulau (di wilayah Indonesia) yang boleh dijual,” katanya, kepada Majalah Sains Indonesia. 

Sebuah laman asing, privateislandsonline.com, pada pertengahan Januari 2018 memasang iklan jual beli dan menawarkan Pulau Ajab yang berada di Kepulauan Riau. Pulau seluas 29,9 hektare (ha) itu dijual dengan harga di kisaran 3,3 juta dolar AS. Disebutkan, pulau indah berpasir putih, yang belum tersentuh pembangunan tersebut, dapat dijangkau dalam 20 menit dengan kapal dari Pulau Bintan. 

Menurut Havas, di era media sosial kini, informasi jual beli pulau makin tidak jelas sumbernya, cepat sekali viral dan beritanya simpang siur.  Padahal, beberapa waktu lalu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan telah menegaskan, bahwa semua pulau milik RI akan tetap menjadi milik RI. Tidak ada pulau yang dijual atau beralih kepemilikan. Apalagi, kepada pihak asing. 

 

 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di

Majalah Sains Indonesia Edisi 74 Februari 2018

 

 

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia