Indonesia Bisa Menjadi Eksportir Ikan Hias Nomor Wahid

Created on Friday, 12 January 2018
Dengan potensi yang ada, Indonesia bisa jadi pengekspor ikan hias terbesar di dunia. Pemerintah akan fokus membenahi industrinya, dari hulu hingga hilir.

 

Perairan laut Indonesia diperkirakan memiliki 3.476 jenis ikan hias. Sedangkan, di perairan tawar, sedikitnya ada 1.248 jenis dan 243 di antaranya merupakan spesies endemik. Selain itu, juga terdapat sekitar 122 jenis udang hias. 

Sejak 2015, Indonesia yang memasok kurang dari 8 % kebutuhan ikan hias dunia, menempati urutan kelima pengekspor terbesar ikan hias. Di posisi pertama, Singapura. Ironis, karena ekspor ikan hias Negeri Singa itu mengandalkan pasokan dari Indonesia. Selama bertahun-tahun, Indonesia memang tidak bisa menembus pasar ikan hias di sejumlah negara, terutama di Eropa. 

Meski produksi ikan non konsumsi ini terus meningkat, Indonesia harus rela, keuntungan bisnis ikan hias justru dinikmati negara lain. Pada 2016 Singapura memasok hingga lebih dari 12 % ikan hias di pasar dunia, dan sebagian besar didatangkan dari Indonesia.

Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menunjukkan, pada 2011 – 2013, sebelum ada penerbangan langsung Garuda Indonesia ke sejumlah negara Eropa, Indonesia hanya bisa mengekspor ikan hias ke Singapura, China, dan beberapa negara di Asia Pasifik. Kendala logistik ini, dianggap sebagai peluang oleh Singapura dan China, yang menjadi “perantara” ekspor ikan hias Indonesia. 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 73 Januari 2018

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia