Memoles Kawasan Wisata Mandalika

Created on Thursday, 09 March 2017
Mandalika, “surga” tersembunyi di Lombok, Nusa Tenggara Barat itu kini tengah dipoles. Pembangunan terlihat di berbagai sudut. Diharapkan, Mandalika kian memesona dan menjadi destinasi favorit wisatawan dunia.

 

Pengembangan kawasan Mandalika merupakan salah satu proyek prioritas pemerintah, yang harus rampung sebelum 2019. Selain masuk dalam 10 destinasi wisata unggulan yang dicanangkan Kementerian Pariwisata pada 2015, Mandalika juga ditetapkan sebagai satu dari tiga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). 

Dua KSPN lainnya adalah Danau Toba di Sumatra Utara dan Candi Borobudur di Jawa Tengah. Sebelumnya, bersama sembilan kawasan lain yang tersebar di seluruh Indonesia, Mandalika pun telah menyandang status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yang dicanangkan pada 30 Juni 2014.  

Luas KEK Mandalika mencapai 1.035,67 hektare. Untuk memastikan dan mempercepat pengembangan kawasan ini, juga KEK lainnya, pemerintah kemudian mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2015 tentang Fasilitas dan Kemudahan di KEK. Itu masih diperkuat pula dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2015 tentang Proyek Strategis Nasional. 

Deputi Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Agung Kuswandono, mengatakan pengembangan KSPN Mandalika akan “dikeroyok”. Dalam pengembangannya melibatkan pemerintah daerah (Pemda) dan beberapa kementerian. 

 

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 63

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia