Teknologi Pakan Mandiri

Cara Mudah Membuat Pakan Mandiri

Mengelola Perikanan Budidaya Laut Natuna

Pengelolaan budidaya laut terintegrasi menjadi model pengembangan perekonomian pulau-pulau terdepan.

Sabang Destinasi Wisata Bahari

Dari Sabang sampai Merauke
Berjajar pulau-pulau
Sambung-menyambung menjadi satu
Itulah Indonesia

Krispi Rumput Laut dan Ikan Menembus Pasar Swalayan

Semangat bisa “menghasilkan” uang, sedangkan uang belum tentu mampu menguatkan semangat. Ungkapan inilah yang selalu dipegang Sarni (41), sebagai “modal” dalam berusaha. Keuletannya berbuah manis karena produknya krispi ikan dan rumput laut mampu menembus pasar swalayan setempat. Bahkan kini ia tengah menyiapkan varian olahan baru, stik tulang ikan.

Baruna Jaya IV Ikut Kembangkan Marine Techno Park

Ekspedisi kelautan Baruna Jaya IV memetakan kondisi bawah laut perairan Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur. Hasilnya dijadikan basis data bagi pengembangan marine techno park di pesisir selatan Kalimantan itu.

 

Raungan sirine menandai pelepasan tiga kapal riset canggih untuk ekspedisi riset yang berbeda di sejumlah kepulauan di Nusantara. Kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim di bidang riset dan teknologi. Ahli-ahli dalam negeri diharapkan menguasai riset laut Indonesia yang kini lebih banyak diinisiasi asing agar menjamin manfaat bagi rakyat.
“Riset kelautan dan aplikasi teknologi kemaritiman, antara lain bidang oseanografi dan geologi laut kami dorong untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ujar Menteri Koordinator Kemaritiman, Indroyono Soesilo di Markas Komando Lintas Laut Militer, Tanjung Priok, 10 Agustus 2015.

Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristekdikti, Muhammad Dimyati menjelaskan, kapal yang diberangkatkan adalah Kapal Riset (KR) Baruna Jaya IV milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), KRI Rigel 933 milik TNI AL, dan KR Bawal Putih III milik Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Inovasi sebagai salah satu soko guru daya saing akan terwujud jika dimulai de-ngan survei,” ujarnya.

Kepala Badan Litbang Kelautan Perikanan, Achmad Poernomo mengatakan, KR Baruna Jaya IV akan menginisiasi survei potensi kelaut-an di area perairan Marine Techno Park (MTP) di Penajam. MTP Penajam merupakan pusat riset kemaritiman berskala nasional dengan kedalaman laut, kondisi angin, dan kualitas garam yang cocok untuk penelitian.

Manfaatkan Kapal Riset

Menurut Ipung, panggilan akrab Achmad Poernomo, program riset itu sesuai target pemerintah memperbanyak pemanfaatan kapal riset dalam negeri, termasuk milik instansi peme-rintah. Saat ini, 60 persen riset besar, antara lain terumbu karang, laut dalam, dan potensi energi baru dan terbarukan, diajukan pihak asing. Ahli dalam negeri hanya terlibat dalam proses riset.

“Kami ingin sejak ide awal, riset hingga pemanfaatan hasil dijalankan orang dalam negeri. Ini butuh keterpaduan semua pihak kemaritiman,” kata Ipung.

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 45

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia