Daun Harendong Bisa Obati Talasemia

Created on Thursday, 11 January 2018
Daun harendong terbukti potensial mengatasi talasemia. Hasil riset terkini mengungkap-kan, ekstrak daun tanaman ini memiliki antioksidan tinggi. 

 

Tim peneliti dan pakar dari Departemen Biokimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Pertanian Bogor (IPB) mengungkap kemampuan serta aktivitas antioksidan etanol pada tumbuhan harendong (Melastoma malabatrichum L.). Hasil riset menunjukan bahwa oksidatif penyakit talasemia berhubungan dengan tingkat kerusakan dari gen globin alfa. Fakta bahwa harendong bisa digunakan mengobati Talasemia.

“Kerusakan gen globin alfa akan menyebabkan stres oksidatif, yaitu kondisi dimana senyawa radikal bebas melebihi kapasitas pertahanan antioksidan plasma. Senyawa radikal ini dapat merusak sel dengan berinteraksi pada lipid, protein, dan asam nukleat,” papar I Made Artika, salah satu tim peneliti dalam keterangan tertulis yang diterima Majalah Sains Indonesia, (29/10).

Dalam paparannya disebutkan, aktivitas antioksidan buah harendong dengan hasil ekstrak etanol 70 persen, menunjukkan tanaman ini memiliki antioksidan tertinggi. Ekstrak metanol pada daunnya juga memiliki aktivitas antioksidan tertinggi. Selain itu, tim peneliti juga meyakini harendong memiliki sejumlah senyawa aktif yang dapat digunakan sebagai obat herbal.

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 73 Januari 2018

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia