Tetap Sehat Di Usia Senja

Created on Thursday, 11 January 2018
Dunia medis terus mencari berbagai upaya agar proses penuaan bisa berjalan lebih lambat. Tujuannya agar manusia memiliki healthy aging dan tetap produktif di usia senja.

 

Tanda-tanda penuaan pada wajah kerap menjadi momok menakutkan, terutama bagi para wanita. Padahal, mereka tidak bisa selamanya muda. Ikhtiar untuk tetap sehat optimal dan produktif di masa tua adalah langkah paling bijak. Penuaan sehat yang optimal (healthy aging) dapat dicapai dengan mengetahui lebih dulu indikatornya, sehingga risiko penyakit dapat lebih mudah dihindari. 

Menurut ilmuwan biologi molekuler, Drs Andi Wijaya Apt PhD MBA, penuaan pada manusia merupakan hasil dari penurunan jumlah ataupun fungsi dari sel yang dimilikinya. “Setiap kali sel bereplikasi, indikator penuaan mengalami pemendekan hingga akhirnya mencapai titik tertentu ketika sel-sel tersebut tidak lagi mampu bereplikasi dengan baik,” ujar pendiri laboratorium medis Prodia Group tersebut.

Anggota Dewan International Society for Stem Cell Research (ISSCR) itu menambahkan, pemeriksaan telomer (telomere) atau indikator penuaan merupakan salah satu cara bagi seseorang untuk mencegah penuaan dini. Telomer sendiri merupakan bagian paling ujung dari kromosom yang terdiri dari susunan DNA berulang. “Telomer menjadi penutup ujung kromosom untuk menjaganya dari kerusakan,” lanjutnya.

Artikel selengkapnya dapat Anda baca di Majalah Sains Indonesia Edisi 73 Januari 2018

Copyright 2012. Majalah SAINS Indonesia